Protes Komentar Jerman soal Libanon, Saudi Tarik Dubesnya dari Berlin

Minggu, 19 November 2017 - 05:39 WIB
Protes Komentar Jerman...
Protes Komentar Jerman soal Libanon, Saudi Tarik Dubesnya dari Berlin
A A A
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi menarik atau memanggil pulang duta besar (dubes)-nya yang bertugas di Berlin. Langkah ini sebagai protes atas komentar Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel tentang krisis politik Libanon yang dianggap menyudutkan Riyadh.

Kementerian Luar Negeri Saudi mengatakan, pemerintah juga menyerahkan nota protes kepada perwakilan Jerman di Riyadh. Dalam nota protes tersebut, Saudi mengecam komentar “memalukan” Menlu Gabriel usai bertemu rekannya dari Libanon.

“Eropa tidak dapat mentolerir petualangan yang telah menyebar di sana,” kata Gabriel kepada wartawan setelah bertemu di Berlin dengan Menlu Libanon Gebran Bassil. Tidak jelas komentar itu ditujukan kepada pihak mana, Namun, Saudi merasa disudutkan.

Krisis politik Beirut pecah setelah Perdana Menteri Libanon Saad al-Hariri mengundurkan diri ketika berada di Arab Saudi pada 4 November 2017. Beirut menuding Hariri ditahan pihak Riyadh.

”Ucapan tersebut memicu kemarahan dan ketidaksetujuan Kerajaan Arab Saudi yang menganggap mereka hanya berdasarkan informasi palsu yang tidak akan membantu stabilitas di kawasan ini,” kata Kementerian Luar Negeri Saudi mengacu pada komentar Menlu Jerman, seperti dilansir Reuters, Minggu (19/11/2017).

Pengunduran diri Hariri secara tiba-tiba telah menimbulkan kekhawatiran atas stabilitas politik Libanon. Dia bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris pada hari Sabtu, beberapa jam setelah dia meninggalkan Arab Saudi.

Presiden Libanon Michel Aoun mengatakan di Twitter bahwa Hariri telah mengatakan kepadanya melalui telepon dari Paris. Menurutnya, Hariri akan pulang ke Beirut pada hari Rabu untuk merayakan Hari Kemerdekaan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Jerman menyambut keberangkatan Hariri dari Arab Saudi ke Paris dan akan pulang ke Libanon.

”Kami sangat prihatin dengan stabilitas regional dan meminta pihak-pihak terkait untuk mengurangi ketegangan,” bunyi pernyataan kementerian tersebut. ”Kami mengarahkan pesan ini ke semua aktor di wilayah itu (Arab).”
(mas)
Berita Terkait
Saudi Sambut Keputusan...
Saudi Sambut Keputusan Jerman Masukan Hizbullah Dalam Daftar Teroris
Arab Saudi pada Jerman:...
Arab Saudi pada Jerman: Kami Bisa Beli Senjata dari Negara-negara Lain
Aksi Pangeran Arab Saudi...
Aksi Pangeran Arab Saudi di Pengasingan Bikin Gempar, Berniat Kudeta
Umrah dengan Bersepeda...
Umrah dengan Bersepeda dari Jerman, Ghazi Jassim Shehadeh Meninggal saat Tiba di Makkah
Pakar Terorisme Bingung,...
Pakar Terorisme Bingung, Taleb Abdulmohsen Murtad dan Ateis tapi Serang Pasar Natal Jerman
Profil Taleb Abdulmohsen,...
Profil Taleb Abdulmohsen, Tersangka Serangan Pasar Natal Jerman: Pria Murtad Arab Saudi yang Simpati pada Israel
Berita Terkini
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
52 menit yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
1 jam yang lalu
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
2 jam yang lalu
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
3 jam yang lalu
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
5 jam yang lalu
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved