Korut Tak Sudi Negosiasikan Senjata Nuklirnya dengan AS

Sabtu, 18 November 2017 - 02:02 WIB
Korut Tak Sudi Negosiasikan...
Korut Tak Sudi Negosiasikan Senjata Nuklirnya dengan AS
A A A
JENEWA - Pemerintah Korea Utara (Korut) mengesampingkan ajakan negosiasi program senjata nuklirnya dengan Washington. Alasan utamanya, Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan masih terus melakukan latihan perang gabungan yang melibatkan aset nuklir dan kapal induk.

Pyongyang bertekad untuk tetap mempertahankan senjata nuklir sebagai penghalang ancaman nuklir dari Washington.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters, Duta Besar Korea Utara untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Han Tae Song, menolak sanksi baru yang diputuskan oleh administrasi Donald Trump, dan kemungkinan Korut dimasukkan ke daftar negara sponsor terorisme.

Korea Selatan dan AS pada hari Jumat sepakat untuk terus berupaya mengakhiri krisis nuklir Korea Utara secara damai. Namun seorang utusan AS mengatakan bahwa sulit untuk menebak maksud Korea Utara karena tidak ada kontak atau sinyal dengan negara tertutup itu.

“Selama ada kebijakan bermusuhan yang terus-menerus melawan negara saya oleh AS dan selama ada latihan perang terus di depan pintu kami, maka tidak akan ada negosiasi,” tegas Han.

”Ada latihan militer lanjutan yang menggunakan aset nuklir dan juga kapal induk, serta (pesawat) pembom strategis dan kemudian melakukan latihan militer semacam melawan negara saya,” kata diplomat Pyongyang tersebut yang dilansir Sabtu (18/11/2017).

Baca juga: Aktivitas Rudal Korut Pasif, AS Kesulitan Tebak Maksud Rezim Kim Jong-un

Han merupakan Duta Besar untuk Konferensi Perlucutan Senjata PBB dari pihak Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK), di mana DPRK dan AS mencapai kesepakatan nuklir tahun 1994 yang kemudian hancur berantakan.

Han mengaku tidak memiliki informasi kapan Korea Utara akan menguji rudal balistik lagi, setelah yang terakhir dilakukan dua bulan lalu.

”DPRK, negara saya, akan terus membangun kemampuan pertahanan dirinya sendiri, pivot yang merupakan kekuatan nuklir dan kemampuan untuk serangan kemenangan selama pasukan AS dan pasukan musuh mempertahankan ancaman nuklir dan pemerasan,” kata Han

”Negara kami merencanakan penyelesaian akhir dari kekuatan nuklir,” imbuh dia.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
26 menit yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
1 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
2 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
3 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
4 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved