Puluhan Pria Mengaku Diperkosa dan Disiksa Pemerintah Sri Lanka

Kamis, 09 November 2017 - 04:23 WIB
Puluhan Pria Mengaku...
Puluhan Pria Mengaku Diperkosa dan Disiksa Pemerintah Sri Lanka
A A A
LONDON - Sebuah investigasi yang dilakukan oleh Associated Press (AP) menemukan bahwa lebih dari 50 pria etnis minoritas Tamil di Sri Lanka mendapat perlakukan tidak manusiawi. Mereka mengaku telah diperkosa, dicap dan disiksa di bawah pemerintahan saat ini.

AP meninjau 32 evaluasi medis dan psikologis serta melakukan wawancara dengan 20 pria dalam penyelidikan yang dipublikasikan pada hari Rabu kemarin. Orang-orang tersebut mengatakan bahwa mereka dituduh mencoba menghidupkan kembali kelompok pemberontak Macan Tamil dan disiksa antara awal 2016 sampai akhir Juli tahun ini seperti disitat dari Fox News, Kamis (9/11/2017).

Banyak dari mereka yang mencoba bunuh diri sejak tiba di Eropa untuk menuntut suaka.

Namun tuduhan itu dibantah oleh pihak berwenang Sri Lanka.

Tahun lalu, pihak berwenang Sri Lanka dipanggil ke Jenewa untuk bersaksi di hadapan Komite PBB Menentang Penyiksaan. Ketika ditanya tentang dugaan penggunaan penyiksaan terhadap tersangka di tahanan polisi, Jayantha Jayasuriya, jaksa agung Sri Lanka, mengatakan bahwa hal itu dilarang oleh undang-undang negara tersebut. Dia juga mengatakan "tindakan tegas" akan diambil terhadap pelaku pelanggaran hak asasi manusia.

Kelompok hak asasi internasional mengatakan bahwa pemerintah Sri Lanka saat ini telah berbuat banyak untuk menyelidiki tuduhan kejahatan perang yang berasal dari perang sipil 26 tahun di negara itu yang berakhir pada tahun 2009.

Perang saudara di Sri Lanka, yang terjadi antara Macan Tamil dan pemerintah, berakhir pada 2009 setelah 26 tahun konflik. PBB memperkirakan bahwa lebih dari 100.000 orang tewas dalam perang tersebut, termasuk hingga 40.000 warga sipil di bulan-bulan terakhirnya.

Banyak warga Tamil mengklaim bahwa pemerintah terus menargetkan mereka dan mereka diperlakukan sebagai "warga negara kelas dua".
(ian)
Berita Terkait
Sri Lanka Mencekam,...
Sri Lanka Mencekam, Lautan Demonstran Serbu Kantor Perdana Menteri Sri Lanka
Ranil Wickremesinghe...
Ranil Wickremesinghe Duduki Kursi Presiden Sri Lanka yang Baru
Rumahnya Diserbu Ratusan...
Rumahnya Diserbu Ratusan Ribu Pendemo yang Marah, Presiden Sri Lanka Kabur
Pengunjuk Rasa Bobol...
Pengunjuk Rasa Bobol Istana Presiden dan PM Sri Lanka
Jelajahi Keindahan Sejarah...
Jelajahi Keindahan Sejarah dan Budaya Sri Lanka, Perjalanan Istimewa dengan Nuansa Mewah
Ranil Wickeremesinghe...
Ranil Wickeremesinghe Terpilih menjadi Presiden Sri Lanka
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
13 menit yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
2 jam yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
3 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
5 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
6 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved