ISIS Klaim Aksi Teror New York

Jum'at, 03 November 2017 - 12:53 WIB
ISIS Klaim Aksi Teror...
ISIS Klaim Aksi Teror New York
A A A
KAIRO - Kelompok ekstrimis ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan teroris di New York. Serangan tersebut menewaskan delapan orang dan melukai belasan orang lainnya.

Klaim tersebut dimuat dalam publikasi di dunia maya. Dalam surat kabar mingguannya, ISIS mengklaim bahwa pelaku adalah satu dari "tentara" mereka, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (3/11/2017).

Namun, surat kabar tersebut gagal memberikan bukti untuk mendukung klaim tersebut.

Sebelumnya, beberapa laporan mengungkapkan bahwa penyerang meninggalkan sebuah catatan di truk yang digunakannya untuk melakukan serangan. Pelaku mengaku telah berjanji setia kepada ISIS dan serangan tersebut dilakukan untuk kelompok ekstrimis tersebut.

Setelah mengamankan sebuah surat perintah untuk memeriksa catatan teleponnya, para penyelidik menemukan bahwa tersangka telah menonton video anggota ISIS menembaki narapidana, menabrak orang dan memancung orang.

Warga Uzbekistan Sayfullo Saipov (29) didakwa dengan memberikan dukungan material dan sumber daya untuk Daesh, dan yang kedua kehancuran yang diakibatkannya mengakibatkan kematian delapan orang di jalur sepeda Manhattan.

Serangan di Manhattan adalah aksi teror paling mematikan di New York sejak serangan 9/11 2001, yang menewaskan sekitar 3.000 orang. Presiden AS Donald Trump mendukung hukuman mati bagi pelaku penyerangan.
(ian)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Berita Terkini
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
16 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
46 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved