Diduga Cekik Pasukan Khusus AS, 2 Anggota Navy SEAL Diselidiki

Senin, 30 Oktober 2017 - 15:51 WIB
Diduga Cekik Pasukan...
Diduga Cekik Pasukan Khusus AS, 2 Anggota Navy SEAL Diselidiki
A A A
WASHINGTON - Dua anggota SEAL Team Six Navy diselidiki atas dugaan mencekik rekannya sesama pasukan khusus Amerika Serikat (AS) hingga tewas di Mali. Kematian korban pada Juni lalu itu dinyatakan tidak wajar.

Staf Sersan Logan J Melgar, 34, ditemukan tewas di unit perumahan Kedutaan Besar AS di Bamako, Mali, pada 4 Juni. Pada saat kematiannya, pasukan khusus Green Beret (Baret Hijau) itu berbagi sebuah apartemen dengan anggota pasukan khusus lainnya.

Kematian Melgar dinyatakan sebagai pembunuhan oleh seorang pemeriksa medis militer. Komando Investigasi Kriminal Angkatan Darat meluncurkan sebuah penyelidikan atas kematian sersan tersebut.

Investigasi kemudian diambil alih oleh Naval Criminal Investigative Service (NCIS) pada tanggal 25 September 2017.

”NCIS dapat memastikan bahwa kami sedang menyelidiki kematian Staf Sersan Melgar di Mali, namun di luar itu, NCIS tidak membahas rincian investigasi yang sedang berlangsung,” kata juru bicara NCIS, Ed Buice kepada AFP.

Tidak ada rincian lebih lanjut dari penyelidikan yang telah dirilis. Seorang pejabat pertahanan AS kepada Reuters, Senin (30/10/2017) mengatakan bahwa penyidik menduga Melgar tidak meninggal karena sebab alami.

Penyelidikan itu dilakukan dengan memeriksa dua anggota Navy SEAL yang diduga berperan dalam kematian korban.

Kematian Melgar, menruut laporan New York Times yang mengutip pejabat militer AS, diduga disebabkan oleh pencekikan.

Pasukan khusus AS telah secara aktif terlibat di Mali sejak Februari 2013, ketika Presiden Barack Obama mengerahkan pasukan Amerika ke Niger untuk mendirikan sebuah pangkalan drone guna membantu pasukan Prancis yang memerangi kelompok militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda di Mali.

Pentagon juga memiliki pasukan operasi khusus yang ditempatkan di Bamako untuk melakukan misi pelatihan dan kontraterorisme.
(mas)
Berita Terkait
AS Depak Ethiopia, Mali,...
AS Depak Ethiopia, Mali, dan Guinea dari Pakta Perdagangan
Giliran Inggris Salah...
Giliran Inggris Salah Kirim Informasi Rahasia ke Sekutu Rusia Gara-gara Typo
Gara-gara Typo, Jutaan...
Gara-gara Typo, Jutaan Email Militer AS Dikirim ke Sekutu Rusia
Goita, Pemimpin Kudeta...
Goita, Pemimpin Kudeta dan Didikan AS yang Jadi Presiden Mali
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
34 menit yang lalu
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
2 jam yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
6 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
8 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
10 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved