Gara-gara Typo, Jutaan Email Militer AS Dikirim ke Sekutu Rusia

Selasa, 18 Juli 2023 - 09:33 WIB
loading...
Gara-gara Typo, Jutaan...
Jutaan email militer Amerika Serikat dikirim ke sekutu Rusia, Mali, gara-gara typo. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Jutaan email militer Amerika Serikat (AS) telah salah dikirim ke Mali, sekutu Rusia, karena kesalahan pengetikan kecil atau typo.

Email yang ditujukan untuk domain ".mil" militer AS, selama bertahun-tahun, telah dikirim ke negara Afrika barat yang diakhiri dengan akhiran ".ml".

Beberapa email dilaporkan berisi informasi sensitif seperti kata sandi, catatan medis, dan rencana perjalanan pejabat tinggi.

Pentagon mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

Menurut Financial Times, yang pertama kali melaporkan masalah tersebut, pengusaha internet Belanda Johannes Zuurbier mengidentifikasi masalah tersebut lebih dari 10 tahun yang lalu.

Sejak 2013, dia telah memiliki kontrak untuk mengelola domain negara Mali dan, dalam beberapa bulan terakhir, dilaporkan telah mengumpulkan puluhan ribu email yang salah alamat.

Tidak ada yang ditandai sebagai rahasia, tetapi, menurut surat kabar tersebut, itu termasuk data medis, peta fasilitas militer AS, catatan keuangan dan dokumen perencanaan untuk perjalanan resmi serta beberapa pesan diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved