Agen China Bantah Model Cantik Rusia Tewas karena Fashion Show 12 Jam

Senin, 30 Oktober 2017 - 14:28 WIB
Agen China Bantah Model...
Agen China Bantah Model Cantik Rusia Tewas karena Fashion Show 12 Jam
A A A
SHANGHAI - Agen China untuk model cantik Rusia berusia 14 tahun yang meninggal setelah mengambil bagian dalam Shanghai Fashion Week, membantah tuduhan bahwa korban terlalu banyak kerja dan kelelahan. Korban semula dilaporkan meninggal setelah melakukan fashion show 12 hingga 13 jam.

Model remaja bernama Vlada Dzyuba meninggal di sebuah rumah sakit di China pada hari Jumat, 27 Oktober 2017. Kematiannya menjadi sorotan dunia di tengah maraknya eksploitasi model remaja dari negara-negara pecahan Uni Soviet.

Dzyuba mulai merasa pusing dan sakit Selasa, 24 Oktober 2017 lalu. Dia kemudian dibawa ke rumah sakit Shanghai keesokan harinya, namun meninggal pada hari Jumat setelah kondisinya memburuk dengan cepat.

Media Rusia, Siberian Times menuduh bahwa Dzyuba meninggal karena meningitis setelah mengalami kelelahan parah.

”Kami merasa menyesal telah kehilangan seorang malaikat,” kata Manajemen Model ESEE di Shanghai dalam sebuah pernyataan di Weibo, media sosial mirip Twittter.

Shanghai Fashion Week, kata manajemen, berakhir pada 18 Oktober. Namun, sang model jatuh sakit enam hari kemudian.

Baca juga: Model Cantik 14 Tahun Ini Ambruk lalu Tewas sebelum Naik Catwalk

Kepala eksekutif ESEE Zheng Yi secara terpisah mengatakan kepada Global Times bahwa dia telah bekerja secara legal selama delapan jam sehari. Korban sudah dua bulan bekerja di China sebelum akhirnya meninggal.

”Dzyuba memiliki 16 pekerjaan yang berbeda selama tinggal dua bulan di China, dia memiliki istirahat reguler saat bekerja,” kata Zheng, yang dikutip Senin (30/10/2017).

”Sebagian besar pekerjaannya selesai dalam delapan jam. Beban kerjanya ‘moderat’ dibandingkan dengan model lainnya,” lanjut Zheng.

Setelah acara Shanghai Fashion Week, Dzyuba melakukan perjalanan ke Yiwu, sebuah kota di selatan Shanghai. Namun syuting untuk model remaja itu dibatalkan karena dia mulai merasa tidak sehat dan dia kembali ke Shanghai.

Pihak Shanghai Fashion Week maupun pejabat Rusia di China belum berkomentar atas bantahan dari pihak manajemen model.

Namun, menurut laporan media China mengutip wakil untuk acara tersebut menyatakan bahwa kematian Dzyuba diselidiki. Terlebih laporan media sebelumnya menyebut bahwa korban menderita septikkemia, sejenis keracunan darah.
(mas)
Berita Terkait
Ukraina Lirik Bantuan...
Ukraina Lirik Bantuan dari China
Rusia dan China Tolak...
Rusia dan China Tolak Resolusi PBB Soal Selat Hormuz
Pesawat Pembom TU-95...
Pesawat Pembom TU-95 MS Rusia dan Xian H-6 China Patroli Bersama Dekat Laut Jepang
Rusia Usulkan China...
Rusia Usulkan China Dilibatkan dalam KTT G7
Pulau Terbesar Rusia...
Pulau Terbesar Rusia Undang China dan India Buat Garap Sumber Energinya
RRC-Rusia dan Geopolitik...
RRC-Rusia dan Geopolitik Energi
Berita Terkini
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
25 menit yang lalu
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
5 jam yang lalu
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
6 jam yang lalu
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
9 jam yang lalu
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 jam yang lalu
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
11 jam yang lalu
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved