Bisa Dijangkau Rudal Korut, Anggota NATO di Eropa dalam Bahaya

Senin, 30 Oktober 2017 - 10:28 WIB
Bisa Dijangkau Rudal...
Bisa Dijangkau Rudal Korut, Anggota NATO di Eropa dalam Bahaya
A A A
BRUSSELS - Sekretaris Jenderal (Sekjen) North Atlantic Treaty Organization (NATO) Jens Stoltenberg memperingatkan bahwa anggota NATO di Eropa dalam bahaya. Musababnya, rudal Korea Utara (Korut) sekarang bisa menjangkau Eropa.

Peringatan itu disampaikan menjelang kunjungannya ke Jepang dan Korea Selatan. Namun, dia optimistis bahwa aliansi militer NATO memiliki kemampuan untuk menanggapi ancaman apapun, termasuk rudal Pyongyang.

”Kami menyadari bahwa Eropa juga telah masuk jangkauan rudal (Korea Utara), dan negara-negara anggota NATO sudah dalam bahaya,” kata Stoltenberg kepada surat kabar Yomiuri Shimbun pada hari Minggu.

”NATO telah melindungi negara-negara anggotanya dari ancaman rudal balistik melalui pencegahan, namun diperlukan upaya diplomatik untuk menemukan solusi damai terkait konflik tersebut,” ujar dia.

”NATO memiliki kemampuan dan tekad untuk menanggapi ancaman dan agresor apapun,” papar Stoltenberg dalam sebuah wawancara terpisah dengan Jiji Press. ”Tidak ada sekutu NATO dan tentu saja NATO tidak menginginkan perang. Itu akan menjadi bencana.”

Pemimpin Pakta Pertahanan Atlantik Utara ini akan mengunjungi Jepang pada hari Senin (30/10/2017) dan Selasa besok di mana dia akan bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Menteri Pertahanan Itsunori Onodera. Kepala NATO juga akan mengunjungi pangkalan angkatan laut Jepang di Yokosuka sebelum melakukan perjalanan ke Korea Selatan.

Aliansi militer itu memang tidak terlibat langsung dalam upaya menyelesaikan krisis Korea Utara yang sedang berlangsung, namun sepenuhnya mendukung sekutunya di wilayah tersebut, dan Amerika Serikat telah berjanji untuk melindungi sekutunya.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis, dalam sebuah kunjungan ke Korea Selatan pada hari Sabtu, telah bersikap tegas atas responsnya terhadap ancaman serangan Pyongyang.

”Jangan salah, serangan ke Amerika Serikat, atau sekutunya, akan dikalahkan. Dan penggunaan senjata nuklir apapun akan disambut dengan respons militer besar yang efektif dan luar biasa,” kata Mattis.

CIA telah memperingatkan bahwa Korea Utara butuh beberapa bulan lagi untuk mampu meluncurkan serangan nuklir ke wilayah daratan AS. Tapi, pemerintah Presiden Donald Trump berjanji untuk mencegah hal itu terjadi.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
52 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
1 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
4 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
5 jam yang lalu
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved