Korban Badai Harvey di AS Tak Dapat Bantuan jika Boikot Israel

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 05:51 WIB
Korban Badai Harvey...
Korban Badai Harvey di AS Tak Dapat Bantuan jika Boikot Israel
A A A
HOUSTON - Para warga di pinggiran Kota Houston, Texas, Amerika Serikat (AS) yang jadi korban Badai Harvey tidak tidak akan mendapatkan bantuan dana jika mendukung pemboikotan Israel. Syarat anti-Israel itu muncul dalam formulir pengajuan bantuan.

Otoritas Kota Dickinson, Texas, mengatakan kepada individu dan kelompok bisnis yang menjadi korban badai bahwa mereka sekarang bisa menerima permohonan untuk bantuan dana.

Untuk mengajukan permohonan itu, pemohon harus menyetujui sejumlah klausul, salah satunya menyatakan bahwa mereka tidak memboikot Israel.

”Dengan melaksanakan persetujuan ini di bawah, pemohon memverifikasi bahwa pemohon: (1) tidak memboikot Israel; dan (2) tidak akan memboikot Israel selama masa perjanjian ini,” bunyi formulir aplikasi permohonan bantuan tersebut, yang dikutip SINDOnews dari situs penyalur bantuan Kota Dickinson, ci.dickinson.tx.us, Sabtu (21/10/2017).

Pihal American Civil Liberties Union (ACLU) mengkritik ketentuan dari otoritas kota tersebut sebagai pelanggaran hak kebebasan berbicara.

”Persyaratan Dickinson adalah pelanggaran mengerikan terhadap Amandemen Pertama, yang mengingatkan pada sumpah setia era McCarthy yang mengharuskan orang Amerika untuk menolak keanggotaan dalam partai Komunis dan bentuk kegiatan 'subversif' lainnya,” kata Direktur Hukum ACLU Texas, Andre Segura, yang dilansir Russia Today.

Klausul itu kemungkinan berasal dari Undang-Undang Texas yang disahkan pada bulan Mei lalu, di mana semua kontraktor negara diwajibkan untuk menyatakan bahwa mereka tidak berpartisipasi dalam pemboikotan terhadap Israel.

”Sebagai mitra dagang nomor satu Israel di Amerika Serikat, Texas dengan bangga menegaskan kembali dukungannya untuk rakyat Israel dan kami akan terus membangun kemitraan historis kami,” kata Gubernur Texas Greg Abbott saat pengesahan UU kala itu.

“Kebijakan anti-Israel adalah kebijakan anti-Texas, dan kami tidak akan mentolerir tindakan semacam itu terhadap sekutu penting,” ujar Abbott.

Dickinson adalah salah satu kota terparah di wilayah Houston yang dilanda Badai Harvey pada bulan September. Menurut departemen kepolisian setempat, sekitar 7.000 rumah dan 88 fasilitas bisnis rusak parah. Kota kecil ini hanya menampung sekitar 20.000 orang.
(mas)
Berita Terkait
Apa Hubungan Amerika...
Apa Hubungan Amerika Serikat dengan Israel?
Pendudukan Kembali Gaza...
Pendudukan Kembali Gaza Pascaperang Israel-Hamas Ditolak Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
Kenapa Presiden Amerika...
Kenapa Presiden Amerika Serikat Selalu Pro-Israel?
Paul Findley: Amerika...
Paul Findley: Amerika Serikat adalah Dermawan Israel
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Israel Digempur Serangan DDoS
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
48 menit yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
1 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
2 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved