Iran Bantah Tutup Perbatasan dengan Wilayah Kurdi Irak
Senin, 16 Oktober 2017 - 20:15 WIB
Iran Bantah Tutup Perbatasan dengan Wilayah Kurdi Irak
A
A
A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran membantah laporan yang menyebutkan mereka telah menutup perbatasan darat dengan wilayah Kurdi yang berada di Irak utara. Teheran menyatakan, mereka hanya menutup wilayah udara, sesuai dengan permintaan pemerintah Irak.
"Seperti yang telah kami umumkan sebelumnya, kami memblokir wilayah udara kami ke wilayah Kurdi atas permintaan pemerintah pusat Irak, dan sejauh yang saya tahu, tidak ada yang baru terjadi di wilayah ini," kata juru bicara kemlu Iran, Bahran Qassemi seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/10).
Kabar mengenai penutupan perbatasan antara Iran dan wilayah Kurdi Iran disampaikan oleh juru bicara kemlu Irak, Ahmad Mahcub. Dia menuturkan, penutupan perbatasan ini sesuai dengan permintaan Baghdad.
Mahcub mengutip persatuan dan kedaulatan Irak, di samping kontrol wilayah udara, sebagai alasan dibalik diambil langkah tersebut. Iran sendiri memiliki tiga penyeberangan utama dengan wilayah Kurdi yakni di Haji Omaran (di provinsi Erbil), Parwezkhan, dan Bashmaq.
Ketegangan meningkat antara Erbil dan Baghdad sejak bulan lalu ketika KRG mengadakan referendum tidak sah untuk kemerdekaan dari Irak.
Jajak pendapat ilegal tanggal 25 September itu sangat ditentang oleh sebagian besar aktor regional dan internasional - termasuk AS, Turki, dan Iran - yang memperingatkan bahwa hal itu akan mengalihkan perhatian dari perang Irak melawan terorisme dan selanjutnya membuat kawasan ini tidak stabil.
"Seperti yang telah kami umumkan sebelumnya, kami memblokir wilayah udara kami ke wilayah Kurdi atas permintaan pemerintah pusat Irak, dan sejauh yang saya tahu, tidak ada yang baru terjadi di wilayah ini," kata juru bicara kemlu Iran, Bahran Qassemi seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (16/10).
Kabar mengenai penutupan perbatasan antara Iran dan wilayah Kurdi Iran disampaikan oleh juru bicara kemlu Irak, Ahmad Mahcub. Dia menuturkan, penutupan perbatasan ini sesuai dengan permintaan Baghdad.
Mahcub mengutip persatuan dan kedaulatan Irak, di samping kontrol wilayah udara, sebagai alasan dibalik diambil langkah tersebut. Iran sendiri memiliki tiga penyeberangan utama dengan wilayah Kurdi yakni di Haji Omaran (di provinsi Erbil), Parwezkhan, dan Bashmaq.
Ketegangan meningkat antara Erbil dan Baghdad sejak bulan lalu ketika KRG mengadakan referendum tidak sah untuk kemerdekaan dari Irak.
Jajak pendapat ilegal tanggal 25 September itu sangat ditentang oleh sebagian besar aktor regional dan internasional - termasuk AS, Turki, dan Iran - yang memperingatkan bahwa hal itu akan mengalihkan perhatian dari perang Irak melawan terorisme dan selanjutnya membuat kawasan ini tidak stabil.
(esn)