Spanyol Siap Ambil Alih Catalonia

Minggu, 15 Oktober 2017 - 05:21 WIB
Spanyol Siap Ambil Alih...
Spanyol Siap Ambil Alih Catalonia
A A A
MADRID - Pemerintah Spanyol akan mengambil alih Catalonia jika pemimpin regional Carles Puigdemont menjawab dengan ambigu atas pertanyaan Madrid mengenai apakah dia telah mengumumkan kemerdekaan dari Spanyol. Demikian penegasan Menteri Dalam Negeri Spanyol.

Puigdemont membuat deklarasi kemerdekaan simbolis pada Selasa malam. Namun beberapa detik kemudian menangguhkannya dan meminta perundingan dengan Madrid mengenai masa depan wilayah tersebut.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy telah memberikannya waktu sampai Senin untuk mengklarifikasi posisinya. Rajoy juga memberikan waktu hingga hari Kamis untuk mengubah pikirannya jika dia bersikeras untuk berpisah, mengancam untuk mencabut otonomi Catalonia jika dia memilih kemerdekaan.

"Jawabannya pasti tanpa ambiguitas. Dia harus mengatakan 'ya' atau 'tidak'," tegas Menteri Dalam Negeri Spanyol Juan Ignacio Zoido.

"Jika dia menjawab dengan ambigu, itu berarti dia tidak ingin dialog dan dengan demikian pemerintah Spanyol harus mengambil tindakan," sambungnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (15/10/2017).

Puigdemont, yang mengadakan konsultasi dengan pihak lokal untuk mempersiapkan jawabannya, menghadapi dilema yang sulit.

Jika dia mengatakan bahwa dia memproklamirkan kemerdekaan, pemerintah pusat akan masuk. Jika dia mengatakan bahwa dia tidak mengumumkannya, maka partai kiri jauh Catalan CUP mungkin akan menarik dukungannya untuk pemerintah minoritasnya.

CUP pada hari Jumat meminta Puigdemont untuk membuat pernyataan independen mengenai kemerdekaan yang bertentangan dengan tenggat waktu pemerintah Madrid.

Posisi garis keras semacam itu juga didukung oleh kelompok sipil pro-kemerdekaan yang berpengaruh, Asamblea Nacional Catalana (Majelis Nasional Katalan).

Baca juga:
Pemimpin Catalan Didesak untuk Proklamirkan Kemerdekaan Penuh


Mereka bergabung pada hari Sabtu bersama anggota kunci lain dari koalisi Puigdemont, Esquerra Republicana de Catalunya, yang pemimpinnya Oriol Junqueras mengatakan bahwa mereka harus terus maju untuk berpisah dari Spanyol setelah sebuah pemungutan suara independen.

Pemerintah Catalan mengatakan 90 persen warga Catalan telah memilih untuk memisahkan diri dalam sebuah referendum 1 Oktober. Otoritas pusat di Madrid menyatakan referendum tersebut ilegal dan kelompok penentang kemerdekaan memboikotnya, mengurangi jumlah pemilih hingga sekitar 43 persen.

"Kami memiliki komitmen tegas dan mutlak untuk memenuhi mandat demokratis sejak 1 Oktober," kata Junqueras.

Menurut Pasal 155 konstitusi Spanyol, pemerintah pusat di Madrid dapat mencabut otonomi politik suatu wilayah jika melanggar undang-undang tersebut.

Pasal ini, yang memungkinkan Rajoy memecat pemerintah Catalan dan mengadakan pemilihan daerah, tidak pernah diaktifkan sejak konstitusi diadopsi pada tahun 1978 setelah kematian diktator Francisco Franco.
(ian)
Berita Terkait
Hajar Prancis, Begini...
Hajar Prancis, Begini Potret Kemenangan Spanyol menuju Final Euro 2024
Bomber Atletiko Mineiro...
Bomber Atletiko Mineiro Hulk akan Segera Punya Anak Lagi!
6 Juta Orang Tanpa Akses...
6 Juta Orang Tanpa Akses Air Bersih karena Kekeringan di Catalonia, Spanyol
Spanyol Kewalahan Terima...
Spanyol Kewalahan Terima 2,3 juta Permohonan Kewarganegaraan, Ada Apa Gerangan?
Spanyol Hancurkan Kroasia...
Spanyol Hancurkan Kroasia 3-0
Eks Raja Spanyol Juan...
Eks Raja Spanyol Juan Carlos Dilaporkan Berada di Republik Dominika
Berita Terkini
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
43 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
2 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
2 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
3 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
3 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved