Dukung Upaya Berangus Terorisme, Rusia Kirim Senjata ke Filipina

Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:31 WIB
Dukung Upaya Berangus...
Dukung Upaya Berangus Terorisme, Rusia Kirim Senjata ke Filipina
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan, Rusia telah menyumbang senjata dan alat-alat militer untuk membantu mereka mengalahkan kelompok teroris. Filipina saat ini masih terlibat pertempuran di bagian selatan negara tersebut, melawan Abu Sayyaf.
Dalam sebuah pernyataan, Duterte mengatakan, senjata tersebut akan tiba di Manila pada akhir bulan ini. Duterte lalu menyebut, pada awalnya Duta Besar Rusia di Manila, Igor Khovaevingin merahasiakan hal ini, namun dia menolak. Alasannya, cepat atau lambat masyarakat akan tahu akan hal ini.
"Rusia menyumbangkan senjata dan kendaraan untuk membantu Filipina memerangi terorisme. Lima ribu Kalashnikov. Kami tidak perlu merahasiakannya. Namun, Duta Besar Rusia Igor Khovaev ingin merahasiakan berita tersebut. Mereka tidak menginginkannya diketahui publik? Semua orang akan tahu akhirnya," ucap Duterte, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (12/10).
Menurut Menteri Pertahanan Filipina, Delfin Lorenzana, sumbangan itu akan mencakup satu juta peluru dan 20 truk baru. Bantuan itu, lanjut Lorenzana, akan tiba di Filipian pada 22 Oktober mendatang.
"Ini adalah bantuan Rusia dalam memerangi terorisme. Mereka juga memerangi terorisme di negara mereka dan mereka ingin membantu memerangi terorisme di seluruh dunia," ungkap Lorenzana.
Dia menambahkan, sampai saat ini Duterte belum menentukan akan diserahkan ke mana senjata itu, namun kemungkinan besar akan diserahkan ke Angaka Darat. "Kami tidak tahu berapa nilai donasi, tapi itu penting untuk dipastikan. Ini adalah hibah, tanpa biaya," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
45 menit yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
1 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
2 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
3 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
5 jam yang lalu
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved