Kebijakan Trump di Amerika Latin Bisa Picu Peperangan

Selasa, 10 Oktober 2017 - 18:57 WIB
Kebijakan Trump di Amerika...
Kebijakan Trump di Amerika Latin Bisa Picu Peperangan
A A A
SAO PAOLO - Mantan Presiden Brazil, Dilma Rousseff menyatakan, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di kawasan Amerika Latin, khususnya di Venezuela sangat berbahaya. Rousseff menyebut keputusan Trump untuk campur tangan dalam politik di Venezuela bisa memicu perang.

"Benua kita telah hidup dalam damai selama 140 tahun. Setiap usaha untuk mencampuri proses konstitusional yang sah di Venezuela, termasuk dengan memaksakan pemilihan presiden, sangat berbahaya. Sebab, akan menyebabkan perang sipil," ucap Rousseff, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (10/10).

Ia mengatakan, sulit untuk menganalisis dan memprediksi tindakan Trump. Politisi senior Brazil itu juga menuturkan, satu-satunya hal yang dapat dia katakan dengan pasti adalah bahwa dia menemukan perilaku Trump di Venezuela sangat tidak bertanggung jawab dan cenderung jahat.

"Washington selalu mengatakan kalau mereka adalah pendukung demokrasi. Mereka juga mengatakan mengenai kekuatan oposisi di Suriah. Dan, apa yang telah terjadi dengan oposisi itu? ISIS telah muncul, yang tidak ada hubungannya dengan demokrasi," ungkapnya.

"Sekarang, dengan Trump tidak mengesampingkan kemungkinan intervensi militer di Venezuela, jelas AS ingin menggunakan skenario yang sama di Amerika Latin. Itu tidak pernah menghasilkan sesuatu yang baik," imbuhnya.

Venezuela telah dikenai sanksi baru oleh pemerintah Trump. Di tengah demonstrasi oposisi besar-besaran di negara Amerika Latin, AS mengklaim pemerintah Venezuela sedang menghancurkan demokrasi. Pada bulan Agustus, Trump menyebutkan adanya opsi militer untuk melawan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro

Caracas pada gilirannya menuduh Washington mencampuri urusan dalam negerinya, menyebut AS sebagai agresor, yang menginginkan perubahan rezim di negara asing melalui terorisme politik dan psikologis.
(esn)
Berita Terkait
Menengok Potensi Kawasan...
Menengok Potensi Kawasan Amerika Latin dan Karibia
Karibia Tersedak Monster...
Karibia Tersedak Monster Awan Debu Sahara yang Bergerak ke AS
Menlu Rusia: AS Lebih...
Menlu Rusia: AS Lebih Sering Menipu Dibanding Merealisasikan Janjinya
Putin: Rusia Menginginkan...
Putin: Rusia Menginginkan Amerika Latin yang Kuat
Menelisik Akar Islam...
Menelisik Akar Islam Kuno Masyarakat Amerika Latin
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Berita Terkini
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
19 menit yang lalu
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
55 menit yang lalu
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
1 jam yang lalu
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
2 jam yang lalu
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
11 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
12 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved