Dianggap Picu Perang Nuklir, Pasukan AS Diminta Tinggalkan Korsel

Sabtu, 07 Oktober 2017 - 00:51 WIB
Dianggap Picu Perang...
Dianggap Picu Perang Nuklir, Pasukan AS Diminta Tinggalkan Korsel
A A A
SEOUL - Komite Perdamaian Nasional (NPC) Korea Utara menyerukan pasukan Amerika Serikat (AS) henkang dari Korea Selatan setelah “menduduki” Seoul sejak Perang Korea. Menurut komite itu, keberadaan pasukan Washington hanya akan memicu perang nuklir.

NPC mengecam South Korea-US Status of Forces Agreement (SOFA), sebuah perjanjian yang memungkinkan pasukan Washington mengendalikan tentara Korsel dan melanjutkan operasi militer gabungan di Seoul. Perjanjian yang sudah berumur 64 tahun itu dinilai sebagai “dokumen perang agresif dan pengkhianatan Korsel”.

“SOFA simbol pendudukan militer AS di Korea Selatan,” kata NPC yang dirilis KCNA, semalam (6/10/2017). ”Perjanjian pertahanan telah mengurangi Korea Selatan menjadi basis lanjutan untuk perang nuklir,” lanjut NPC.

“Orang Korsel tidak dapat menghindari tragedi perang nuklir selama pendudukan militer AS di Korea Selatan terus berlanjut, mengingat bahwa perang Korea selama tiga tahun berakhir dengan sebuah gencatan senjata pada tahun 1953, bukan sebuah perjanjian damai,” sambung komite itu.

Dalam sebuah sidang Majelis Umum PBB baru-baru ini, perwakilan Korea Utara berpendapat bahwa ”perang melawan teror” AS adalah bentuk agresi baru yang ditujukan pada perubahan rezim di negara-negara yang tidak menguntungkan Washington.

Korut pernah dimasukkan oleh Departemen Luar Negeri AS dalam daftar negara sponsor terorisme mulai Januari 1988 sampai 2008. Dua belas senator—enam dari Partai Demokrat dan enam dari Partai Republik AS telah meminta Departemen Luar Negeri untuk kembali memasukkan Korea Utara dalam daftar negara sponsor terorisme.

Permintaan itu sebagai jawaban dari desakan orang tua Otto Warmbier, mahasiswa AS yang koma saat menjalani hukuman kerja paksa di Korea Utara. Dia meninggal tak lama setelah dipulangkan ke negaranya.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
47 menit yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
1 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
2 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
3 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
3 jam yang lalu
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved