Korea Utara Sedang Persiapkan Diri untuk Perang

Rabu, 27 September 2017 - 23:13 WIB
Korea Utara Sedang Persiapkan...
Korea Utara Sedang Persiapkan Diri untuk Perang
A A A
SEOUL - Kantor berita Korea Selatan (Korsel) mengklaim bawah Pyongyang tampaknya akan meningkatkan pertahanannya di garis pantai timur negara itu. Itu dilakukan setelah menteri luar negerinya mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan perang terhadap Korea Utara (Korut) melalui Twitter.

Yonhap melaporkan bahwa Korut yang tertutup itu ternyata memperkuat pertahanannya dengan memindahkan pesawat ke pantai dan melakukan tindakan lain. Gerakan itu dilakukan setelah pembom AS terbang mendekati semenanjung Korea pada akhir pekan.

Menteri Luar Negeri Korut mengatakan bahwa Trump telah mengumumkan perang terhadap negara itu. Trump juga memperingatkan bahwa ia dan pemimpin Korut, Kim Jong-un, "tidak akan kemana-mana" jika rezim tersebut terus mengancamnya.

Trump sebelumnya mengancam bahwa dia perlu "menghancurkan" Korut jika AS atau sekutu-sekutunya diserang dalam pidatonya di Majelis Umum PBB di New York.

Baca juga:
Trump: Jika Dipaksa Membela Diri, AS Hancurkan Korut Total


"Sejak Amerika Serikat mengumumkan perang terhadap negara kita, kita akan memiliki hak untuk melakukan tindakan balasan, termasuk hak untuk menembak jatuh pembom strategis Amerika Serikat bahkan ketika mereka tidak berada di dalam wilayah udara negara kita," kata Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong Ho.

"Pertanyaan tentang siapa yang "tidak akan bersama" tidak lama lagi akan dijawab," seperti dikutip dari Asean Correspondent, Rabu (27/9/2017)

Korsel mendesak dilakukannya pengurangan retorika dan pelucutan senjata nuklir di pihak tetangganya di utara - yang secara teknis telah berperang sejak 1950-an.

"Korea Utara harus menyadari bahwa itu tidak lain dari provokasi nuklir dan rudalnya serta kata-kata yang mengancam yang menyebabkan ketegangan meningkat di Semenanjung Korea," kata seorang juru bicara kementerian luar negeri Korsel pada hari Selasa seperti dikutip Yonhap.

"Korut harus keluar untuk melakukan perundingan denuklirisasi sesegera mungkin," imbuhnya.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
2 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved