Rudal Iran yang Diuji Tembak Mampu Jangkau Israel

Minggu, 24 September 2017 - 00:43 WIB
Rudal Iran yang Diuji...
Rudal Iran yang Diuji Tembak Mampu Jangkau Israel
A A A
TEHERAN - Militer Iran mengklaim berhasil menguji tembak rudal jarak menengah baru pada hari Jumat. Secara data, rudal Khoramshahr yang dites Teheran mampu menjangkau Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Teluk karena senjata itu memiliki jarak tempuh 2.000 km.

Sekadar diketahui, jarak udara Iran dan Israel adalah 1.789 km. Dengan demikian, rudal Khoramshahr Iran yang mampu membawa hulu ledak bisa menjadi ancaman bagi Tel Aviv.

Pengumuman keberhasilan uji coba rudal Teheran itu disiarkan stasiun televisi negara pada hari Sabtu (23/9/2017). "Anda melihat gambar tentang uji coba rudal balistik Khorramshahr dengan jarak tembak sejauh 2.000 km, rudal terbaru negara kita," kata penyiar televisi pemerintah, seperti dilansir Reuters, Minggu (24/9/2017).

Baca juga: Acuhkan Tekanan Trump, Iran Lakukan Uji Coba Rudal

Penyiar televisi itu tidak merinci tanggal uji coba senjata tersebut, namun Kepala Dirgantara Garda Revolusi Jenderal Amir Ali Hajizadeh seperti dilansir IRNA, mengatakan bahwa tes rudal berlangsung hari Jumat.

“Rudal Khoramshahr memiliki jarak tempuh 2.000 kilometer (1.250 mil) dan dapat membawa beberapa hulu ledak,” katanya.

Menteri Pertahanan Amir Hatami dalam sebuah pernyataan menegaskan produksi dan pengembangan senjata peluru kendali Teheran tak bunuh izin negara manapun. “Selama beberapa orang berbicara dalam bahasa ancaman, penguatan kemampuan pertahanan negara akan berlanjut dan Iran tidak akan meminta izin dari negara manapun untuk memproduksi berbagai jenis rudal,” kata Hatami.

Peluncuran senjata Iran sebelumnya telah memicu sanksi dan tuduhan dari AS bahwa Teheran melanggar kesepakatan nuklir 2015.

Presiden AS Donald Trump telah mengancam untuk membatalkan atau mengubah kesepakatan nuklir yang dicapai antara Teheran dengan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, China, Jerman dan Prancis). Trump mengatakan pada hari Rabu lalu bahwa dia telah mengambil keputusan, namun belum siap untuk mengungkapkannya.

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani bersumpah bahwa Iran akan meningkatkan kemampuan rudal balistiknya meski mendapat kritik dari AS.

”Apakah Anda suka atau tidak, kami akan memperkuat kemampuan militer kami yang diperlukan untuk pencegahan,” kata Rouhani dalam sebuah pidato yang disiarkan langsung di televisi.
(mas)
Berita Terkait
Iran Umumkan Perundingan...
Iran Umumkan Perundingan Nuklir dengan Rusia dan China
Usai Perang, Iran Tetapkan...
Usai Perang, Iran Tetapkan Syarat Ketat untuk Lanjutkan Perundingan Nuklir
Syarat Perundingan Nuklir,...
Syarat Perundingan Nuklir, AS Harus Jamin Tak Akan Lagi Serang Iran
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Trump Ancam Iran: Ada...
Trump Ancam Iran: Ada Konsekuensi Sangat Traumatis Jika Perundingan Nuklir Gagal
Diplomat dari Lima Negara,...
Diplomat dari Lima Negara, Tanpa AS, Lanjutkan Perundingan Nuklir Iran
Berita Terkini
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
35 menit yang lalu
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
1 jam yang lalu
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
2 jam yang lalu
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
3 jam yang lalu
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
4 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved