Pemerintah Terus Berusaha Bebaskan 5 WNI yang Disandera Abu Sayyaf

Kamis, 14 September 2017 - 23:13 WIB
Pemerintah Terus Berusaha...
Pemerintah Terus Berusaha Bebaskan 5 WNI yang Disandera Abu Sayyaf
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Indonesia menuturkan mereka terus berusaha membebaskan lima orang warga negara Indonesia (WNI) yang sampai saat ini masih disandera oleh kelompok bersenjata di Filipina. Demikian yang dikatakan Direktur Perlindungan Warga Negara dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Lalu Muhammad Iqbal.

"Pemerintah terus mengupayakan para sandera yang masih berada di Pulau Sulu. Dan komunikasi terakhir kita dengan kelima sandera tersebut, bisa dikatakan jika mereka semua dalam kondisi baik," ucap Iqbal pada Kamis (14/9/2017).

Dia menyatakan, salah satu hambatan terbesar pembebasan lima sandera WNI tersebut adalah masih berkobarnya konflik di wilayah Marawi. Seperti diketahui, militer Filipina masih terus melakukan operasi untuk memukul mundur kelompok Maute dari wilayah Marawi.

"Konflik Marawi tidak berdampak langsung kepada para sandera. Namun, ini menjadi kendala upaya penyelamatan karena mempersulit akses. Itulah sebabnya mengapa prosesnya lebih lama dari sebelumnya," ungkapnya.

Lima WNI yang masih disandera di Filipina diketahui bernama La Utu bin La Raali, La Hadi bin La Edi, Hamdan bin Saleng, Sudaling, dan Subandi bin Sattu.

Lau Utu dan La Hadi disandera pada 5 November 2016 di perairan Kretam, Sabah, Malaysia. Sedangkan Hamdan, Sudaling, dan Subandi disandera pada 18 Januari 2017 di perairan Kepulauan Taganak, Sabah, Malaysia.

Sementara itu mengenai dua sandera WNI yang berhasil dibebaskan tentara Filipina pada pekan lalu, Iqbal mengatakan pada Kamis siang keduanya sudah tiba di Jakarta, dan sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Baca juga:
Tentara Filipina Selamatkan 2 Sandera Abu Sayyaf Asal Indonesia


"Dengan telah diserahterimakan, kedua WNI tersebut akan segera dipulangkan ke daerah asalnya malam ini. Dan setelah itu mereka akan ditangani oleh pemerintah daerah dan keluarga," ungkapnya.
(esn)
Berita Terkait
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Kemlu Selidiki Dua WNI...
Kemlu Selidiki Dua WNI Jadi Buron Kasus Terorisme di Filipina
Kemlu Coba Verifikasi...
Kemlu Coba Verifikasi Identitas WNI Terduga Pelaku Terorisme di Filipina
29 WNI di Filipina Ditangkap...
29 WNI di Filipina Ditangkap terkait Judi Online, Dipulangkan ke Indonesia
4 WNI Terlibat Penyekapan...
4 WNI Terlibat Penyekapan 1.090 Orang untuk Lakukan Online Scam di Filipina
Otoritas Filipina dan...
Otoritas Filipina dan KBRI Selamatkan 34 WNI di Asrama POGO yang Dikelola Bos China
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
38 menit yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
1 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved