Korsel Bersiap Hadapi Kemungkinan Uji Coba Rudal Korut

Sabtu, 09 September 2017 - 15:41 WIB
Korsel Bersiap Hadapi...
Korsel Bersiap Hadapi Kemungkinan Uji Coba Rudal Korut
A A A
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) tengah bersiap untuk kemungkinan uji coba rudal terbaru yang akan dilakukan oleh Korea Utara (Korut) untuk menandai ulang tahun pendiri negara itu, Sabtu (9/9/2017). Ini terjadi hanya beberapa hari setelah uji coba nuklir keenam dan terbesar yang dilakukan oleh rezim Pyongyang.

Dilansir dari Reuters, Korut kerap melakukan parade dan memamerkan perangkat militernya dalam memperingati ulang tahun pendiri negara komunis itu Kim Il-sung. Tahun lalu, Korut melakukan uji coba nuklir kelima pada peringatan 9 September.

Sepanjang minggu ini, pejabat Korsel telah memperingatkan Korut dapat meluncurkan rudal balistik antar benua lainnya. Aksi ini bertentangan dengan sanksi PBB dan dilakukan di tengah eskalasi yang meningkat dengan Amerika Serikat (AS).

Baca juga:
Korsel Duga Korut Siapkan Peluncuran Rudal Balistik AntarBenua


Ketegangan di semenanjung Korea telah meningkat saat pemimpin muda Korut, Kim Jong-un, meningkatkan pengembangan senjata, menguji serangkaian rudal tahun ini, termasuk satu terbang di atas Jepang, dan melakukan uji coba nuklir keenam pada hari Minggu.

Para ahli percaya bahwa rezim yang terisolasi itu mendekati tujuannya untuk mengembangkan senjata nuklir yang kuat yang mampu mencapai AS. Presiden AS Donald Trump telah berjanji untuk mencegahnya.

Trump telah berulang kali mengatakan bahwa semua opsi ada di meja dalam menangani Korut. Pada hari Kamis mengatakan Trump mengatakan lebih memilih untuk tidak menggunakan tindakan militer. Namun jika dia melakukannya, itu akan menjadi hari yang sangat menyedihkan bagi Korut.

"Aksi militer pasti akan menjadi pilihan. Apakah itu tak terelakkan? Tidak ada yang tak terelakkan. Jika kita menggunakannya di Korea Utara, ini akan menjadi hari yang sangat menyedihkan bagi Korea Utara," kata Trump kepada wartawan.

Bahkan saat Trump bersikeras bahwa sekarang bukan saatnya untuk berbicara dengan Korut, anggota senior pemerintahannya telah menjelaskan bahwa pintu menuju solusi diplomatik terbuka, terutama mengingat penilaian A.S. bahwa serangan pre-emptive akan membebaskan pembalasan Korea Utara secara besar-besaran.

Baca juga:
Akan Jadi Hari yang Menyedihkan Bagi Korut Jika AS Gunakan Aksi Militer


Korea Utara mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan senjata untuk melindungi diri dari agresi AS dan secara teratur mengancam untuk menghancurkan AS.

Korsel dan AS secara teknis masih berperang dengan Korut setelah konflik Korea 1950-53 berakhir dengan sebuah gencatan senjata, bukan sebuah perjanjian damai.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
41 menit yang lalu
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
1 jam yang lalu
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
2 jam yang lalu
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
3 jam yang lalu
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
3 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
3 jam yang lalu
Infografis
Korut akan Kirim 150...
Korut akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved