Rouhani Bersumpah Iran Tidak Pernah Melanggar Kesepakatan Nuklir

Kamis, 07 September 2017 - 15:06 WIB
Rouhani Bersumpah Iran...
Rouhani Bersumpah Iran Tidak Pernah Melanggar Kesepakatan Nuklir
A A A
TEHERAN - Iran tidak akan pernah melanggar kesepakatan nuklir yang ditandatangani dengan enam negara kekuatan besar. Demikian sumpah Presiden Iran Hassan Rouhani.

Rouhani membuat pernyataan itu dalam sebuah pertemuan dengan Perdana Menteri Khusus Jepang Masahiko Koumura. Pemimpin Iran tersebut mengatakan bahwa kesepakatan nuklir tersebut merupakan kesepakatan internasional yang penting.

Kesepakatan nuklir internasional itu juga dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Kesepakatan itu ditandatangani pada tahun 2015 oleh Iran dengan Amerika Serika (AS), Rusia, Inggris, China dan Prancis ditambah Jerman.

"Hari ini setelah pelaksanaan JCPOA, kita seharusnya tidak membiarkan melanggar kesepakatan," kata Rouhani seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (7/9/2017).

Ia lantas menunjukkan bahwa Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah memverifikasi komitmen Iran terhadap JCPOA beberapa kali. Sementara AS belum berkomitmen penuh terhadap kesepakatan tersebut.

"AS mencoba membuat kampanye media melawan kerja sama internasional," cetus Rouhani sembari menambahkan bahwa Iran tidak memiliki upaya dalam membangun stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut.

Setelah sanksi ekonomi yang diberlakukan baru-baru ini oleh pemerintah AS yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump, ada kekhawatiran tentang kemungkinan AS menghentikan kesepakatan nuklir dengan Iran.

Sebelumnya Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley memperingatkan, jika tidak diubah, kesepakatan nuklir Iran bisa mengubah Teheran menjadi Korea Utara (Korut) kedua. Haley menyatakan, ia yakin sudah saatnya untuk memeriksa kembali kesepakatan nuklir, yang menurutnya penuh dengan cacat.

Haley khawatir jika tidak segera direvisi Iran akan mengembangkan senjata nuklir yang bisa mengancam AS, layaknya Korut.

Baca juga:
Kesepakatan Nuklir Dikhawatirkan Bisa Jadikan Iran sebagai Korut Kedua
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
2 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
3 jam yang lalu
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
4 jam yang lalu
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 jam yang lalu
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
5 jam yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
6 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved