Berlindung di Inggris, Separatis Papua Melawan Indonesia via PBB

Kamis, 07 September 2017 - 00:18 WIB
Berlindung di Inggris,...
Berlindung di Inggris, Separatis Papua Melawan Indonesia via PBB
A A A
JENEWA - Kelompok separatis United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) melawan pemerintah Indonesia dengan akan mengajukan sebuah petisi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Para pemimpin ULMWP yang berlindung di Inggris menuntut kemerdekaan Papua dari Indonesia.

Para pemimpin separatis melakukan wawancara dengan Reuters setelah melakukan pawai di Jenewa. Dalam wawancara itulah, mereka mengungkap rencana untuk mengajukan petisi ke PBB.

Mereka “menutup mata” peran pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mulai membangun Papua. Mereka juga mengabaikan peran pemerintah Indonesia yang berhasil membuat kesepakatan dengan perusahaan tambang Amerika Serikat (AS) Freeport McMoRan Inc untuk mengambil 51 persen saham di Grasberg, tambang tembaga terbesar kedua di dunia, yang berada di Papua.

Baca juga: Motif Emas Papua, CIA Dalang Penggulingan Soekarno

Juru bicara ULMWP, Benny Wenda, mengklaim bahwa situasi HAM telah memburuk di bawah Presiden Jokowi. Menurut perkiraannya sekitar 8.000 orang ditangkap pada tahun lalu.

”Mereka melihat Papua Barat berbeda, sebagai subhuman, dan sebagai koloni. Kami tidak sama. Itu sebabnya jika kita tinggal bersama Indonesia, dalam 30 tahun nanti rakyat saya akan lenyap,” katanya kepada Reuters, yang dilansir Kamis (7/8/2017).

Juru bicara kepresidenan Indonesia Johan Budi Sapto Pribowo menolak berkomentar mengenai klaim kelompok separatis tersebut.

Di era Presiden Jokowi, investasi di Papua telah ditingkatkan. Para tahanan politik juga dibebaskan dan masalah HAM mulai ditangani.

Namun, Oridek Ap, koordinator Free West Papua Campaign di Belanda, mengatakan bahwa ayahnya terbunuh pada tahun 1984 karena menyanyikan lagu-lagu kemerdekaan.

”Terkadang mereka menemukan tubuh dan kita memiliki konfirmasi kematian. Tapi selama seseorang hilang kita tidak punya konfirmasi,” katanya.

”Ketika kita berbicara tentang genosida gerakan lambat, bagaimana Anda bisa membuktikannya,” ujarnya.

Para separatis mengatakan ada 2,5 juta orang Papua Barat yang kondisinya kira-kira sama dengan 50 tahun yang lalu.

”Apa yang terjadi pada tahun 1969 adalah penipuan,” imbuh Wenda. ”Inilah mengapa orang Papua Barat percaya bahwa hak kita untuk menentukan nasib sendiri di bawah hukum internasional masih ada,” ujarnya.

”Jenewa adalah rumah hak asasi manusia dan kebebasan. Itu sebabnya kita mulai dari sini, lalu kita pergi ke New York,” imbuh dia mengacu pada rencana mengajukan petisi kemerdekaan Papua ke PBB.

Wenda, yang memiliki suaka politik di Inggris, menambahkan; ”Kami perlu menyelesaikan masalah ini di PBB.”
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Tolak Tuduhan...
Indonesia Tolak Tuduhan Vanuatu di Sidang Umum PBB
RI Kembali Didapuk Jadi...
RI Kembali Didapuk Jadi Presiden DK PBB
Terima Kunjungan Airlangga,...
Terima Kunjungan Airlangga, Sekjen PBB Dukung Presidensi G20 Indonesia
Sekjen PBB Puji Indonesia...
Sekjen PBB Puji Indonesia Redam Konflik di Myanmar
Terpilih Jadi Anggota...
Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Wujud Kepercayaan yang Diberikan bagi Indonesia
Peran Indonesia dalam...
Peran Indonesia dalam PBB, RI Penyumbang Pasukan PBB Terbesar ke-7 di Dunia
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
58 menit yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
1 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
2 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
3 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
4 jam yang lalu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved