Jepang Desak Rusia dan China Berikan Tekanan Tambahan pada Korut
Selasa, 29 Agustus 2017 - 17:07 WIB
Jepang Desak Rusia dan China Berikan Tekanan Tambahan pada Korut
A
A
A
TOKYO - Pemerintah Jepang mendesak Rusia dan China untuk memberikan tekanan tambahan kepada Korea Utara (Korut). Desakan ini muncul setelah Korut kembali meluncurkan rudal balistik, di mana rudal itu memasuki wilayah udara Jepang.
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menuturkan, China dan Rusia adalah dua sekutu terdekat Korut saat ini, dan memiliki pengaruh besar pada Korut. Oleh karena itu, Suga menyebut pihaknya mendesak kedua negara itu untuk menggunakan pengaruhnya pada Korut, dan mendesak negara itu untuk menghentikan provokasi.
"Peran China dan Rusia sangat penting. Kami memanggil mereka pada tingkat yang berbeda untuk mengambil posisi yang lebih aktif dan konstruktif dalam kaitannya dengan Korea Utara. Kami secara signifikan meningkatkan usaha ini," kata Suga seperti dilansir Sputnik pada Selasa (29/8).
Suga di kesempatan yang sama kemudian mengatakan, pemerintah Jepang akan menggunakan segala kemampuan yang mereka memiliki untuk memastikan keamanan masyarakat Jepang.
"Kami melakukan semua upaya untuk menjamin keamanan dan ketenangan warga kami, itulah sebabnya kami meminta mereka untuk tetap tenang dan menjalani kehidupan biasa mereka," ungkapnya.
Sebelumnya, Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan (Kosel) dilaporkan telah meminta sebuah pertemuan darurat di Dewan Keamanan DK PBB untuk membahas uji coba rudal terbaru Korut.
Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menuturkan, China dan Rusia adalah dua sekutu terdekat Korut saat ini, dan memiliki pengaruh besar pada Korut. Oleh karena itu, Suga menyebut pihaknya mendesak kedua negara itu untuk menggunakan pengaruhnya pada Korut, dan mendesak negara itu untuk menghentikan provokasi.
"Peran China dan Rusia sangat penting. Kami memanggil mereka pada tingkat yang berbeda untuk mengambil posisi yang lebih aktif dan konstruktif dalam kaitannya dengan Korea Utara. Kami secara signifikan meningkatkan usaha ini," kata Suga seperti dilansir Sputnik pada Selasa (29/8).
Suga di kesempatan yang sama kemudian mengatakan, pemerintah Jepang akan menggunakan segala kemampuan yang mereka memiliki untuk memastikan keamanan masyarakat Jepang.
"Kami melakukan semua upaya untuk menjamin keamanan dan ketenangan warga kami, itulah sebabnya kami meminta mereka untuk tetap tenang dan menjalani kehidupan biasa mereka," ungkapnya.
Sebelumnya, Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan (Kosel) dilaporkan telah meminta sebuah pertemuan darurat di Dewan Keamanan DK PBB untuk membahas uji coba rudal terbaru Korut.
(esn)