9 Pelaut Korban Tabrakan Kapal Perang AS Masih Hilang, Pencarian Dihentikan

Jum'at, 25 Agustus 2017 - 02:32 WIB
9 Pelaut Korban Tabrakan...
9 Pelaut Korban Tabrakan Kapal Perang AS Masih Hilang, Pencarian Dihentikan
A A A
WASHINGTON - Upaya pencarian untuk para pelaut Amerika Serikat yang hilang setelah kapal perang USS John S McCain tabrakan dengan kapal tanker di timur Selat Malaka dihentikan pada hari Kamis. Hingga kini, sembilan pelaut Washington masih hilang dan satu pelaut ditemukan tewas.

Upaya pencarian dihentikan sementara operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap para korban sudah dijalankan lebih dari 80 jam setelah insiden pada hari Senin lalu.

Dalam sebuah pernyataan, pejabat Armada ke-7 Angkatan Laut AS mengatakan, penyelam Angkatan Laut dan Korps Marinir AS akan melanjutkan upaya pemulihan kompartemen yang kebanjiran usai kapal bertabrakan.

Upaya SAR ini melibatkan tim beberapa negara, termasuk Indonesia, Malaysia dan Singapura. Pencarian telah dilakukan di area perairan seluas 2.100 mil persegi di sebelah timur Selat Malaka.

Menurut data yang dilansir Fox News, Jumat (25/8/2017), sembilan pelaut AS yang masih hilang antara lain; Nathan Findley, Henry Hoagland, Kevin Bushell, Abraham Lopez, Logan Palmer, Jacob Drake, Kenneth Smith, Dustin Doyon dan Timothy Eckles Jr.

Sedangkan pelaut yang ditemukan tewas adalah Kenneth Aaron Smith, 22, dari New Jersey.

Tabarkan kapal perang USS John S McCain dengan kapal tanker MN Alnic MC itu juga menyebabkan lima pelaut AS lainnya terluka. Kapal perang jenis perusak itu rusak parah, di mana lambung kapal penyok dan kopartemen kapal kebanjiran.

Sebaliknya, kapal MN Alnic MC, yang diduga milik Singapura, dilaporkan tidak mengalami kerusakan yang serius. Para awak kapal tanker ini juga tidak ada yang terluka.

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebabnya, meski para pakar keamanan siber menduga insiden itu karena sabotase siber terhadap sistem di kapal perang AS.

Wakil Komandan Armada ke-7 Joseph Aucoin telah dicopot pada hari Selasa."Karena kehilangan kepercayaan atas kemampuannya untuk memerintah,” kata pihak Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.

Laksamana Muda Phillip Sawyer dinobatkan sebagai pengganti Aucoin.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Asia Tenggara...
Negara-negara Asia Tenggara Sekutu Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Semarak Imlek di Berbagai...
Semarak Imlek di Berbagai Sudut Dunia, Tradisi Unik 5 Negara
10 Negara Terkaya di...
10 Negara Terkaya di Dunia dengan Utang Segunung, dari AS Sampai Tetangga Indonesia
Sri Mulyani: Manufaktur...
Sri Mulyani: Manufaktur Indonesia Ekspansif Kalahkan AS hingga Singapura
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
1 jam yang lalu
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
2 jam yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
3 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
3 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
5 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved