Pembalasan Tanpa Ampun, Korut Rilis Video Serangan ke Guam

Selasa, 22 Agustus 2017 - 11:29 WIB
Pembalasan Tanpa Ampun,...
Pembalasan Tanpa Ampun, Korut Rilis Video Serangan ke Guam
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) merilis sebuah video propaganda terbaru tentang ancamannya menembakkan rudal di dekat wilayah Guam, Amerika Serikat (AS). Sebelumnya, Korut telah mengancam AS dengan pembalasan tanpa ampun karena mengabaikan peringatan Pyonguang mengenai latihan militer tahunan dengan Korea Selatan (Korsel).

Baca juga:
Korut Peringatkan Serangan Tanpa Ampun Jelang Latihan AS-Korsel


Menampilkan gambar Donald Trump sedang menatap sebuah kuburan yang penuh dengan salib dan Wakil Presiden Mike Pence diselimuti api, video hampir 4 menit itu menunjukkan pulau Guam menjadi sasaran rudal balistik jarak menengah.

"Orang Amerika harus hidup dengan mata dan telinga mereka terbuka lebar. Mereka akan disiksa siang dan malam oleh roket Hwasong-12 tanpa mengetahui kapan akan diluncurkan. Mereka akan sangat ketakutan," bunyi tulisan tersebut, menurut Yonhap.

"Kami hanya berharap para pembuat kebijakan AS harus benar-benar berpikir dua kali di depan sebuah hasil yang jelas (sebuah perang)," bunyi keterangan lain, yang menunjukkan foto Menteri Pertahanan AS James Mattis.

"Waktu tidak di pihak AS," sambung tulisan lainnya seperti disitat dari Telegraph, Selasa (22/8/2017).

Dengan latihan yang dilanjutkan pada hari Selasa, Korut meningkatkan retorikannya, dengan mengatakan akan menjadi salah penilaian bagi AS untuk berpikir bahwa Pyongyang akan duduk dengan nyaman tanpa melakukan apapun. Begitu bunyi laporan kantor berita yang dikelola pemerintah Korut, KCNA, mengutip seorang juru bicara militer yang tidak dikenal .

"Latihan yang sedang berlangsung dan kunjungan pejabat militer AS ke Korsel menciptakan situasi untuk sebuah perang pura-pura di Semenanjung Korea," tulis KCNA.

Komentar tersebut merupakan nada yang lebih agresif setelah perang kata-kata antara AS dan Korut nampak mereda.

Ketegangan meningkat pada bulan Juli setelah Korut melakukan dua uji coba rudal balistik antar benua (ICBM). Trump mengatakan bahwa kekuatan militer merupakan pilihan untuk mencegah Kim Jong-un mendapatkan ICBM yang bisa mengirimkan senjata nuklir ke AS.

Eskalasi terus berlangsung setelah AS memutuskan untuk tetap menggelar latihan perang tahunan bersama Korsel. Latihan militer Uli-Freedom Guardian memicu kecaman Korut. Selama latihan tahun lalu, Korut meluncurkan rudal balistik dari kapal selam dan menempatkan militernya pada tingkat siaga tertinggi.

(ian)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
2 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
3 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
4 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
5 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
6 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved