Kecam Aksi Teror Barcelona, Hizbullah: Itu Merusak Nilai Jihad
Minggu, 20 Agustus 2017 - 15:02 WIB
Kecam Aksi Teror Barcelona, Hizbullah: Itu Merusak Nilai Jihad
A
A
A
BEIRUT - Hizbullah melemparkan kecaman keras atas serangan teror yang terjadi di Barcelona pada Kamis lalu. Serangan itu menewaskan 13 orang, dan melukai sejumlah orang lainnya.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah menyatakan serangan itu dilakukan oleh orang yang mencoba merusak nilai-nilai Islam, dan merusakan nilai jihad dengan menargetkan warga sipil tidak bersalah.
"Ini merupakanbukti lebih lanjut tentang budaya kriminal, ISIS, dan bahwa anggota kelompok tersebut dipengaruhi oleh budaya kebencian terhadap orang-orang dan pembunuhan, dan penghancuran harta benda mereka, dengan dalih palsu yang tidak dapat diterima oleh akal sehat atau agama," kata Hizbullah dalam sebuah pernyataan.
"Mengubah warga sipil yang tidak berdosa menjadi sasaran pembunuhan adalah bagian dari rencana setan yang dilakukan oleh teroris ISIS, dan bahwa tujuan kelompok tersebut adalah untuk membahayakan citra jihad dan untuk mencemari citra Islam," sambungnya, seperti dilansir Jpost pada Minggu (20/8).
Kelompok yang berbasis di Libanon itu kemudian meminta dunia untuk bekerja sama untuk menghapus ISIS. Salah satu caranya adalah dengan menekan kekuatan regional dan internasional yang mendukung kelompok tersebut, baik mendukung secara finansial, maupun persenjataan.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah menyatakan serangan itu dilakukan oleh orang yang mencoba merusak nilai-nilai Islam, dan merusakan nilai jihad dengan menargetkan warga sipil tidak bersalah.
"Ini merupakanbukti lebih lanjut tentang budaya kriminal, ISIS, dan bahwa anggota kelompok tersebut dipengaruhi oleh budaya kebencian terhadap orang-orang dan pembunuhan, dan penghancuran harta benda mereka, dengan dalih palsu yang tidak dapat diterima oleh akal sehat atau agama," kata Hizbullah dalam sebuah pernyataan.
"Mengubah warga sipil yang tidak berdosa menjadi sasaran pembunuhan adalah bagian dari rencana setan yang dilakukan oleh teroris ISIS, dan bahwa tujuan kelompok tersebut adalah untuk membahayakan citra jihad dan untuk mencemari citra Islam," sambungnya, seperti dilansir Jpost pada Minggu (20/8).
Kelompok yang berbasis di Libanon itu kemudian meminta dunia untuk bekerja sama untuk menghapus ISIS. Salah satu caranya adalah dengan menekan kekuatan regional dan internasional yang mendukung kelompok tersebut, baik mendukung secara finansial, maupun persenjataan.
(esn)