Berjargon 'Tempur Malam Ini', Jet Tempur AS Dekati Perbatasan Korut

Sabtu, 19 Agustus 2017 - 11:15 WIB
Berjargon Tempur Malam...
Berjargon 'Tempur Malam Ini', Jet Tempur AS Dekati Perbatasan Korut
A A A
SEOUL - Pesawat-pesawat jet tempur F-16 Amerika Serikat (AS) menjalankan misi penerbangan di dekat perbatasan Korea Utara (Korut) selama pekan ini. Dalam misinya, pilot Washington selalu menyuarakan jargon “fight tonight” (tempur malam ini).

Pilot tempur Pentagon itu bagian dari lebih dari 28.000 pasukan AS yang ditempatkan di Korea Selatan. Jargon “tempur malam mini” merupakan penekanan kesiapan mereka untuk melawan ancaman Korea Utara kapan saja.

Kepala koresponden global ABC News, Martha Raddatz, yang mendampingi kru jet tempur F-16 saat menjalankan misi penerbangan di dekat perbatasan Korut menggambarkan betapa seriusnya pasukan AS mengambil jargon tersebut.

Raddatz berpartisipasi dalam operasi pelatihan dengan Skuadron Tempur Ke-36, bagian dari Wing Fighter Ke-51, yang mensimulasikan sebuah operasi ketika Korea Utara melakukan invasi ke Korea Selatan.

Kru-kru jet tempur F-16 berlatih memberikan kekuatan cadangan ke pasukan darat. Para pilot itu melakukan serangan palsu terhadap pertahanan udara dan tank musuh dari ruang udara terbatas yang dikenal sebagai “P-518”. Ruang udara untuk latihan tempur ini berjarak hanya 10 mil dari perbatasan Korut.

Tida ada bom yang dijatuhkan saat simulasi di mana unit Angkatan Darat yang berada di darat melakukan seruan serangan udara palsu.

Menurut pasukan AS di Korea Selatan, tujuan dari pembatasan ruang udara untuk simulasi itu adalah mencegah “overflight” dan mengendalikan operasi penerbangan pesawat tempur mereka.

”Pasti aneh, kita tidak benar-benar berada dalam zona perang, tapi ini bisa terjadi kapan saja,” kata Raddatz kepada pilot bernama Daniels yang memiliki kode panggilan “True” saat menjalankan misi penerbangan, yang dilansir Sabtu (19/8/2017).

”Saya akan memberitahu Anda, ini pasti memberi Anda tujuan nyata untuk terbangun di pagi hari,” jawab Daniels.”Dan itulah misi kami di sini, siap untuk bertempur sebentar lagi.”

Skuadron Tempur Ke-36 menerbangkan sekitar 170 serangan atau misi penerbangan dari Pangkalan Udara Osan di Korea Selatan setiap minggu.

Ribuan pasukan AS akan memulai latihan perang gabungan tahunan dengan pasukan Korea Selatan mulai 21 hingga 31 Agustus 2017. Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut membenci latihan perang itu karena dianggap sebagai simulasi untuk menyerang Pyongyang.
(mas)
Berita Terkait
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Korea Utara Marah Kapal...
Korea Utara Marah Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
1 menit yang lalu
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
40 menit yang lalu
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
1 jam yang lalu
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
1 jam yang lalu
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved