Diancam Korut, Guam Terbitkan Panduan Darurat Nuklir

Sabtu, 12 Agustus 2017 - 02:14 WIB
Diancam Korut, Guam...
Diancam Korut, Guam Terbitkan Panduan Darurat Nuklir
A A A
WASHINGTON - Otoritas Guam menerbitkan panduan darurat untuk warganya guna mempersiapkan diri dari potensi serangan nuklir. Panduan diterbitkan setelah wilayah Amerika Serikat (AS) di Pasifik itu diancam akan diserang rudal Korea Utara (Korut) pada pertengahan Agustus ini.

Kantor berita negara Korut, KCNA, pada Kamis lalu merilis ancaman Tentara Rakyat Korea (KPA) yang bersiap menembakkan empat tudal jarak menengah ke Guam. Empat rudal itu disebut akan melintasi langit Jepang sebelum mendarat di sekitar wilayah yang jadi pangkalan militer AS tersebut.

Meski ancaman Korut terhadap Guam berupa serangan rudal jarak menengah, namun krisis antara Pyongyang dan Washington telah menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik nuklir dapat terjadi di wilayah tersebut.

Baca: Mengintip Guam, Pion Perang AS Target Nuklir Kim Jong-un

Gubernur Guam Eddie Calvo sebelumnya telah meremehkan ancaman serangan rudal Korea Utara dengan mengklaim bahwa tidak ada ancaman yang meningkat. Namun, kini otoritas Guam menerbitkan panduan darurat bagi warganya agar bisa mengantisipasi kemungkinan adanya serangan nuklir.

Pedoman darurat ini mengingatkan momok konflik nuklir selama Perang Dingin di masa lalu. Pedoman tersebut mencakup apa yang harus dilakukan sebelum, selama dan setelah serangan nuklir.

”Jangan melihat lampu kilat atau bola api. Ini bisa membutakan Anda,” bunyi salah satu poin panduan tersebut, seperti dikutip Reuters, Sabtu (12/8/2017). ”Sampaikan perlindungan apa saja yang bisa ditawarkan."

”Lepaskan pakaian Anda agar bahan radioaktif tidak menyebar. Melepaskan lapisan luar dari pakaian bisa mengeluarkan hingga 90 persen bahan radioaktif,” lanjut poin pedoman tentang apa yang harus dilakukan jika terpapar radiasi nuklir.

Pedoman itu juga memuat saran untuk melengkapi pasokan pangan dan menyusun daftar struktur beton potensial di dekat rumah, tempat kerja dan sekolah untuk dijadikan tempat penampungan.

"Tempat penampungan tidak perlu dibangun secara khusus untuk melindungi dari kejatuhan,” sambung bunyi pedoman tersebut. ”Mereka bisa dilindungi ruang, asalkan dinding dan atapnya cukup tebal dan cukup padat (yaitu beton) untuk menyerap radiasi yang dilepaskan oleh partikel yang jatuh.”

Baca juga: Horor Guam jika Dibom Nuklir Korut dan Pyongyang Dibom Nuklir AS

Lembar panduan itu juga menyarankan orang-orang untuk tidak menggosok atau menggaruk kulit. Para orang tua juga diminta untuk tidak jauh dari keluarganya.

”Tetaplah di tempat Anda berada, bahkan jika Anda terpisah dari keluarga Anda,” imbuh bunyi panduan itu. ”Dengarkan berita, jangan ke sekolah, sabar, tunggu instruksi untuk menjemput anak Anda.”

Menurut pihak Keamanan Dalam Negeri Guam yang dilansir Pacific Daily News, informasi pedoman darurat itu dikumpulkan dari website Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, www.ready.gov.

Guam adalah rumah bagi sekitar 163.000 orang dan tempat di mana pangkalan militer AS berdiri.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
3 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
4 jam yang lalu
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
5 jam yang lalu
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
6 jam yang lalu
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
7 jam yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved