AS Hentikan Pencarian 3 Marinir yang Hilang di Lepas Pantai Australia

Minggu, 06 Agustus 2017 - 23:13 WIB
AS Hentikan Pencarian...
AS Hentikan Pencarian 3 Marinir yang Hilang di Lepas Pantai Australia
A A A
SYDNEY - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan Korps Marinir telah menghentikan operasi pencarian dan penyelamatan untuk tiga Marinir yang hilang di lepas pantai timur laut Australia. Ketiga anggota Marinir itu hilang saat pesawat yang mereka tumpangi jatuh di Teluk Shoalwater, Queensland.

Baca juga:
Pesawat Militer AS Jatuh di Lepas Pantai Australia, 3 Marinir Hilang


Korps Marinir menyatakan bahwa operasi penyelamatan untuk ketiga orang tersebut telah beralih ke upaya penemuan kembali. Anggota keluarga Marinir yang hilang telah diberitahu.

"Peralihan terjadi setelah tim memimpin upaya pencarian terus menerus yang berkelanjutan yang didukung oleh pesawat terbang dan kapal," bunyi pernyataan itu.

"Seperti yang diizinkan oleh negara laut, upaya pencarian akan dilakukan untuk mencari, menilai, dan melakukan survei di wilayah tersebut, dalam koordinasi dan dengan bantuan dari Angkatan Pertahanan Australia," sambung pernyataan itu seperti dikutip dari Independent, Minggu (6/8/2017).

Sebanyak 23 penumpang dan awak kapal lainnya telah diselamatkan.

Korps Marinir memperkirakan upaya pencarian bisa memakan waktu berbulan-bulan. Pemerintah Australia mengatakan akan mengerahkan angkatan bersenjata untuk membantu.

"Pikiran kita bersama dengan mereka yang terpengaruh oleh peristiwa tragis ini dan Pemerintah Australia siap untuk mendukung AS lebih jauh lagi dengan cara apa pun yang kita bisa," kata Menteri Pertahanan Australia Marise Payne dalam sebuah pernyataan.

Pesawat jatuh sekitar pukul 4 sore waktu setempat pada hari Sabtu. Ahli meteorologi Australia menggambarkan cuaca pada saat itu sangat "jinak".

Marinir yang hilang adalah anggota dari Kelompok Ekspedisi Bonhomme Richard, yang berada di Australia untuk berpartisipasi dalam manuver pelatihan gabungan yang melibatkan lebih dari 33.000 personel militer AS dan Australia.

Pesawat diluncurkan dari USS Bonhomme Richard saat melakukan operasi rutin di Laut Coral pada hari Sabtu. Perahu kecil dan pesawat terbang dari kapal segera menanggapi kecelakaan itu, dan menemukan 23 orang lainnya di atas kapal.

Marinir itu menerbangkan sebuah pesawat MV-22 Osprey, yang dirancang untuk lepas landas seperti helikopter tapi terbang seperti pesawat terbang. Lebih dari 20 Marinir tewas dalam penerbangan uji coba untuk pesawat tersebut pada tahun 2000. Osprey lainnya menabrak laut pada bulan Desember.

Pesawat tersebut tetap menjadi populer dengan militer AS karena kecepatan, jangkauan, dan fleksibilitasnya.
(ian)
Berita Terkait
Militer Indonesia, Australia,...
Militer Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat Latihan Bersama
Australia Akan Beli...
Australia Akan Beli 5 Kapal Selam Nuklir Amerika Serikat
Panglima TNI Terima...
Panglima TNI Terima Kunjungan Penjabat Menhan AS Christopher Miller
Ini Perbedaan Vaksin...
Ini Perbedaan Vaksin Booster di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Ungguli Australia 2-0 di Babak Pertama
Timnas Sepak Bola Putri...
Timnas Sepak Bola Putri Amerika Serikat Raih Medali Perunggu
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
33 menit yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
42 menit yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
1 jam yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
2 jam yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved