Mortir Hantam Kedubes Rusia di Damaskus, Tidak Ada Korban Jiwa
Rabu, 02 Agustus 2017 - 23:41 WIB
Mortir Hantam Kedubes Rusia di Damaskus, Tidak Ada Korban Jiwa
A
A
A
MOSKOW - Kedutaan Besar Rusia di Damaskus menjadi sasaran serangan mortir pada Rabu (2/8/2017) namun tidak ada staf kedutaan yang menjadi korban. Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia.
Kementerian tersebut mengutuk apa yang disebutnya sebagai serangan teroris yang dilakukan dari posisi kelompok teroris.
"Dua dari peluru mortir mendarat dan meledak di wilayah kedutaan sementara dua lainnya meluncur dekat di dekat perimeter luar kedutaan," kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti disitir dari Reuters.
Moskow memasuki konflik militer di Suriah hampir dua tahun lalu untuk mendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad, salah satu sekutu terdekatnya Timur Tengah.
"Kami mengkonfirmasi bahwa kebijakan konsisten dan berprinsip bahwa Rusia tanpa kompromi melawan teroris di Suriah akan dilanjutkan," kata kementerian tersebut.
Bukan kali ini saja kedubes Rusia menjadi sasaran serangan. Pertengahan Juli lalu, serangan artieri menghantam Kedubes Rusia. setidaknya dua peluru artileri ditembakkan ke Kedubes Rusia pada Minggu waktu setempat. Satu peluru mengenai kompleks kedutaan, sementara satu lainnya jatuh di dekatnya.
Sementara, pada akhir tahun lalu, dua mortir ditembakkan di Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Damaskus pada hari Rabu. Pemerintah Rusia menuduh pelaku serangan adalah kelompok teroris.
Kementerian tersebut mengutuk apa yang disebutnya sebagai serangan teroris yang dilakukan dari posisi kelompok teroris.
"Dua dari peluru mortir mendarat dan meledak di wilayah kedutaan sementara dua lainnya meluncur dekat di dekat perimeter luar kedutaan," kata Kementerian Luar Negeri Rusia seperti disitir dari Reuters.
Moskow memasuki konflik militer di Suriah hampir dua tahun lalu untuk mendukung Presiden Suriah Bashar Al-Assad, salah satu sekutu terdekatnya Timur Tengah.
"Kami mengkonfirmasi bahwa kebijakan konsisten dan berprinsip bahwa Rusia tanpa kompromi melawan teroris di Suriah akan dilanjutkan," kata kementerian tersebut.
Bukan kali ini saja kedubes Rusia menjadi sasaran serangan. Pertengahan Juli lalu, serangan artieri menghantam Kedubes Rusia. setidaknya dua peluru artileri ditembakkan ke Kedubes Rusia pada Minggu waktu setempat. Satu peluru mengenai kompleks kedutaan, sementara satu lainnya jatuh di dekatnya.
Sementara, pada akhir tahun lalu, dua mortir ditembakkan di Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Damaskus pada hari Rabu. Pemerintah Rusia menuduh pelaku serangan adalah kelompok teroris.
(ian)