Jatuhkan Sanksi ke Maduro, AS Sebut Pemilu Venezuela Tak Sah

Selasa, 01 Agustus 2017 - 10:10 WIB
Jatuhkan Sanksi ke Maduro,...
Jatuhkan Sanksi ke Maduro, AS Sebut Pemilu Venezuela Tak Sah
A A A
WASHINGTON - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengumumkan penjatuhan sanksi terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro Moros. Sanksi dijatuhkan setelah kubu Maduro menang dalam pemilu Majelis Konstituante yang dinyatakan AS tidak sah.

Kantor Pengendalian Aset Asing Departemen Keuangan AS memasukkan Maduro dalam daftar Specially Designated Nationals (SDN). Ini berarti bahwa setiap aset Maduro yang berbasis AS dibekukan, dan warga AS dilarang melakukan bisnis dengannya.

”Individu berikut telah ditambahkan ke daftar SDN OFAC; Maduro Moros, Nicolas... Presiden Republik Bolivarian Venezuela,” bunyi pengumuman departemen itu.

Baca: Pemilu Venezuela Bikin Maduro Diktator, AS Janji Bertindak Keras

Menurut Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, Gedung Putih menganggap pemilu yang diadakan di Venezuela tidak sah dan meminta Maduro bertanggung jawab.

”Pemilu yang tidak sah kemarin mengonfirmasi bahwa Maduro adalah seorang diktator yang mengabaikan kehendak rakyat Venezuela,” kata Mnuchin dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters, Selasa (1/8/2017).

”Dengan memberi sanksi kepada Maduro, AS memperjelas pertentangan kita terhadap kebijakan rezimnya dan dukungan kita untuk rakyat Venezuela yang berusaha mengembalikan negara mereka ke demokrasi yang penuh dan sejahtera,” lanjut Mnuchin.

Maduro sebelumnya mengatakan bahwa pendapat AS tentang pemilu Venezuela tidak penting.

”Seorang juru bicara kaisar Donald Trump mengatakan bahwa mereka tidak akan mengakui hasil pemilu majelis Venezuela,” kata Maduro kepada para pendukungnya sesaat setelah pemungutan suara digelar pada hari Minggu.

”Kenapa kita harus peduli dengan apa kata Trump?,” ujar Maduro. ”Kami peduli dengan apa yang dikatakan oleh kedaulatan rakyat Venezuela.”

Venezuela mengadakan pemilu Majelis Konstituante Nasional pada hari minggu setelah berbulan-bulan negara itu diwarnai demonstrasi jalanan dan bentrokan berdarah yang telah menewaskan lebih dari 100 orang.

Menjelang pemungutan suara, Departemen Keuangan AS juga telah menjatuhkan sanksi kepada 13 pejabat senior Venezuela karena diduga ”merongrong demokrasi” dengan inisiatif pemilu Majelis Konstituante.
(mas)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Maduro Klaim AS Dorong...
Maduro Klaim AS 'Dorong' Istrinya untuk Ceraikan Dia
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
34 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
1 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
3 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved