Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 10 Warga Sipil
Minggu, 30 Juli 2017 - 22:52 WIB
Serangan Udara AS di Suriah Tewaskan 10 Warga Sipil
A
A
A
DAMASKUS - Sedikitnya sepuluh warga sipil terbunuh dan beberapa orang lainnya menderita luka-luka akibat serangan udara oleh jet tempur koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di Deir Ezzor, Suriah.
Sumber lokal di kota al-Mayadeen, seperti dilansir ABNA pada Minggu (30/7), mengatakan, jet tempur koalisi meluncurkan serangan terhadap infrastruktur dan lingkungan perumahan di desa al-Tibeh di desa al-Mayadeen, yang menewaskan tujuh orang dari keluarga al-Ateish termasuk Lima anak, selain menyebabkan kerusakan material rumah.Sumber tersebut mencatat bahwa jet koalisi tersebut juga menargetkan sebuah bangunan di kota al-Mayadeen, 45 km tenggara Deir Ezzor, menewaskan tiga warga sipil, melukai beberapa lainnya, dan menghancurkan bangunan tersebut.
Sejuah ini belum ada pernyataan resmi baik dari pihak koalisi, ataupun dari Gedung Putih mengenai serangan tersebut. Pemerintah Suriah juga belum menyampaikan pernyataan mengenai hal ini.
Koalisi pimpinan AS sendiri dalam beberapa kesempatan menyatakan mereka akan menanggapi dengan serius setiap laporan yang menyebutkan serangan koalisi menewaskan warga sipil.
Sumber lokal di kota al-Mayadeen, seperti dilansir ABNA pada Minggu (30/7), mengatakan, jet tempur koalisi meluncurkan serangan terhadap infrastruktur dan lingkungan perumahan di desa al-Tibeh di desa al-Mayadeen, yang menewaskan tujuh orang dari keluarga al-Ateish termasuk Lima anak, selain menyebabkan kerusakan material rumah.Sumber tersebut mencatat bahwa jet koalisi tersebut juga menargetkan sebuah bangunan di kota al-Mayadeen, 45 km tenggara Deir Ezzor, menewaskan tiga warga sipil, melukai beberapa lainnya, dan menghancurkan bangunan tersebut.
Sejuah ini belum ada pernyataan resmi baik dari pihak koalisi, ataupun dari Gedung Putih mengenai serangan tersebut. Pemerintah Suriah juga belum menyampaikan pernyataan mengenai hal ini.
Koalisi pimpinan AS sendiri dalam beberapa kesempatan menyatakan mereka akan menanggapi dengan serius setiap laporan yang menyebutkan serangan koalisi menewaskan warga sipil.
(esn)