Qatar Tuduh Arab Saudi Mempolitisasi Ibadah Haji

Minggu, 30 Juli 2017 - 02:04 WIB
Qatar Tuduh Arab Saudi...
Qatar Tuduh Arab Saudi Mempolitisasi Ibadah Haji
A A A
DOHA - Qatar menuduh Arab Saudi telah mempolitisasi ibadah haji setelah Riyadh memberlakukan pembatasan terhadap warga negara Qatar ingin menunaikan ibadah haji ke Makkah.

Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHRC) mengatakan bahwa warga Qatar telah diberitahu bahwa mereka hanya dapat memasuki Arab Saudi melalui dua bandara dan hanya boleh melakukan perjalanan melalui Doha untuk bisa masuk ke Saudi.

Pembatasan akses ini mempersulit calon jamaah haji Qatar yang tinggal di luar Doha. NRHC pada hari Sabtu mengajukan keluhan tersebut kepada pelapor khusus PBB untuk Kebebesan Beragama.

”Pembatasan tersebut termasuk pelanggaran berat terhadap hukum dan kesepakatan internasional yang menjamin hak untuk beribadah,” kata pihak NRHC.

Pembatasan tersebut merupakan boikot yang diluncurkan pada 5 Juni oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir setelah empat negara itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar dan memberlakukan blokade.

Tindakan itu sebagai “hukuman” terhadap Qatar yang dituduh mendanai terorisme. Tapi, Qatar berkali-kali menyangkal tuduhan itu.

Blokade keempat negara Arab tersebut juga mencakup blokade udara dan darat. Namun, Saudi menegaskan bahwa para jamaah haji Qatar menjadi pengecualian dalam blokade.

“NHRC sangat prihatin terhadap (Arab Saudi) yang mempolitisasi ibadah keagamaan dan menggunakan (haji) untuk mencapai keuntungan politik,” kata pihak NRHC, yang dilansir dari Al Jazeera, Minggu (30/7/2017).

”Pihak berwenang Saudi mengizinkan jamaah Qatar masuk ke Arab Saudi hanya melalui dua bandara Qatar saja, sehingga warga Qatar manapun yang berada di luar negeri, pertama-tama harus kembali ke Qatar kemudian melakukan perjalanan ke Arab Saudi,” lanjut NRHC.

Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas tuduhan terbaru dari Qatar. Sebelumnya, Riyadh menegaskan bahwa mereka tetap melayani jamaah haji asal Qatar meski hubungan diplomatik terputus.
(mas)
Berita Terkait
Sengketa Wilayah, Saudi:...
Sengketa Wilayah, Saudi: Keputusan Pengadilan Tak Terkait Keluhan Qatar
Ingin Jadi Sekutu Sejati...
Ingin Jadi Sekutu Sejati AS, Arab Saudi Ingin Pakta Pertahanan seperti Qatar
GCC Sambut Kesepakatan...
GCC Sambut Kesepakatan Arab Saudi dan Qatar Buka Lagi Perbatasan
Begini Ekspresi Kekalahan...
Begini Ekspresi Kekalahan Lionel Messi Dkk Usai Dipermalukan Arab Saudi di Laga Perdana
Negara-negara Arab Tegaskan...
Negara-negara Arab Tegaskan Dukungan pada Raja Yordania
Hadiri Pembukaan Piala...
Hadiri Pembukaan Piala Dunia, Pangeran Mohammed bin Salman Berterima Kasih pada Emir Qatar
Berita Terkini
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
1 jam yang lalu
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
1 jam yang lalu
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
2 jam yang lalu
7 Pemakaman Pemimpin...
7 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Kepala Negara Terbanyak, Nomor 1 Pecahkan Rekor Dunia
3 jam yang lalu
Didatangi Jutaan Pelayat,...
Didatangi Jutaan Pelayat, Ini Latar Belakang Ali Khamenei sebagai Keturunan Nabi Muhammad SAW
3 jam yang lalu
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved