Kapal Mata-mata China Intai Lepas Pantai Alaska

Jum'at, 14 Juli 2017 - 10:46 WIB
Kapal Mata-mata China...
Kapal Mata-mata China Intai Lepas Pantai Alaska
A A A
WASHINGTON - Sebuah kapal mata-mata China telah berlayar di perairan internasional di lepas pantai Alaska selama beberapa hari. Kapal itu pertama kali tiba di daerah itu sesaat sebelum Amerika Serikat (AS) melakukan uji coba sistem pertahanan rudal.

Juru bicara Komando Pertahanan Udara Amerika Utara, Scott Miller mengatakan, kapal tersebut diyakini sebagai kapal komunikasi atau intelijen dan dikonfirmasi telah berada di daerah tersebut selama beberapa hari terakhir.

Meski begitu, Miller tidak mau berspekulasi tentang alasan kapal tersebut berada di sana seperti disitir dari CNN, Jumat (14/7/2017).

Sementara itu dua pejabat militer AS mengatakan kepada CNN bahwa kapal tersebut beroperasi sekitar 100 mil dari pantai Alaska di perairan internasional.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa kapal China tersebut beroperasi secara legal dan mengatakan bahwa AS tidak memiliki masalah keamanan mengenai kapal tersebut.

Kapal-kapal AS juga secara teratur beroperasi di perairan internasional dekat China.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa ada kemungkinan kapal tersebut berada di sana untuk mengamati uji coba sistem rudal Terminal Altitude Area Defense (THAAD) yang berhasil dilakukan di luar Alaska. Kendati demikian, AS tidak dapat mengkonfirmasikan maksud tersebut.

Namun, satu pejabat mengatakan kepada CNN bahwa sangat jarang China mengoperasikan kapal jenis ini di wilayah tersebut. Ia pun menilai wajar untuk menganggapnya ada di sana guna mengamati uji coba tersebut.

China telah lama memprotes keputusan AS-Korea Selatan (Korsel) untuk menyebarkan THAAD ke semenanjung Korea. Beijing mengatakan bahwa hal itu dapat digunakan untuk menargetkan rudal China.

Pejabat Korsel dan AS mengatakan bahwa sistem tersebut akan digunakan untuk mencegat rudal yang berasal dari Korea Utara (Korut).

Pejabat yang sama mengatakan bahwa AS telah mengamati kapal-kapal China serupa dalam beberapa hari terakhir yang berlayar di lepas pantai Guam dan membayangi sebuah latihan militer gabungan AS-Australia yang bernama Talisman Sabre. Pejabat tersebut menambahkan bahwa tingkat aktivitas ini tidak biasa.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
18 menit yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
53 menit yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
2 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
3 jam yang lalu
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
4 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved