China Sudah 'Nol Kontak' dengan Militer Korut

Senin, 10 Juli 2017 - 07:40 WIB
China Sudah Nol Kontak...
China Sudah 'Nol Kontak' dengan Militer Korut
A A A
BEIJING - Kontak China dengan militer Korea Utara (Korut) telah dikurangi menjadi “nol”, namun Beijing masih sangat menentang sanksi yang dijatuhkan pada Pyongyang. Demikian klaim Kolonel Senior Zhou Bo, Direktur Pusat Keamanan Internasional Kementerian Pertahanan China.

Klaim itu menggambarkan adanya pergeseran dan keretakan hubungan sekutu lama antara Beijing dan Pyongyang.

”Tidak, sama sekali tidak. Kami tidak punya kontak dengan mereka sekarang juga,” kata Zhou dalam wawancaranya dengan Channel News Asia, ketika ditanya apakah China masih melakukan kontak dengan militer rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Korut.

Zhou mengakui bahwa China dan Korut memiliki banyak kontak dan pertukaran di masa lalu, termasuk di bidang militer. ”Penangguhan hubungan militer mencerminkan semacam perubahan dalam hubungan kita dengan alasan yang diketahui semua orang,” ujar dia yang dikutip Senin (10/7/2017).

Beijing adalah sekutu Pyongyang yang paling penting, sekaligus mitra ekonomi terbesar, dan sumber utama pasokan makanan dan energi selama beberapa dekade. China juga secara historis menentang penerapan sanksi internasional yang keras terhadap sekutunya itu dan menyarankan pendekatan terukur terhadap Pyongyang di PBB.

Baca juga: Mesra dengan Korut, AS Ancam Jatuhkan Sanksi kepada China

Saat Perang Korea di masa lalu, China memberikan dukungan militer yang luar biasa kepada Korut. Beijing kala itu menggelar pasukannya untuk membantu sekutu komunisnya menolak invasi yang didukung AS ke semenanjung Korea.

Namun, ketegangan dalam hubungan kedua negara tersebut mulai muncul saat Pyongyang mulai menguji senjata nuklir dan melanjutkan program rudal balistiknya.

”China dan DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea—nama resmi Korut) benar-benar tetangga, dan kami bertempur di tanah Korea sejak lama,” kata Zhou.

”(Namun) China sekarang bersatu dengan masyarakat internasional untuk secara serius menghormati resolusi PBB, dan kami berharap akhirnya menemukan solusi untuk masalah ini.”

Klaim China ini muncul setelah awal pekan lalu Korut menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) pertamanya.

Namun para pengamat internasional, termasuk dari kalangan militer Rusia, tidak mengklasifikasikan senjata tersebut sebagai ICBM. Uji coba senjata itu telah memicu kecaman luas dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lainnya. Pemimpin China dan AS bahkan membahas uji coba ICBM Korut tersebut selama KTT G20 di Hamburg.

Meski sudah “nol kontak” dengan militer Kim Jong-un, Beijing menegaskan tidak akan mengubah gaya diplomasi terkait sanksi terhadap Korut. ”Karena Korut ingin segera berbicara dengan AS,” kata Zhou.

”Jadi, Cina, sebenarnya membantu mereka saling berbicara. Jika Anda melihat sejarah Pembicaraan Enam Pihak, China selalu menjadi tuan rumah, dari tahun 2003 sampai 2007,” ujar Zhou.

”China mencoba yang terbaik untuk menjadi tuan rumah yang baik, untuk memberi mereka teh yang baik, membiarkan mereka duduk bersama, untuk berbicara, tapi tidak banyak bekerja,” aku Zhou.

”Meskipun terjadi gangguan komunikasi, Beijing selalu membuat posisinya jelas untuk DPRK, bahwa demi kepentingannya sendiri untuk mengejar denuklirisasi demi stabilitas semenanjung Korea.”
(mas)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Desak...
Korea Selatan Desak China Bantu 'Jinakkan' Korea Utara
Korea Selatan: China-Rusia...
Korea Selatan: China-Rusia Kunci Denuklirisasi Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
Penyelundupan Ilegal...
Penyelundupan Ilegal di Perbatasan Korea Utara dan China Picu Tragedi Kemanusiaan
Seoul Minta China-Rusia...
Seoul Minta China-Rusia Bujuk Korut Batalkan Uji Coba Nuklir
Berita Terkini
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
46 menit yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
1 jam yang lalu
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
3 jam yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
5 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
6 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved