Halau Pergerakan Militan, Filipina-Indonesia Gelar Patroli Gabungan

Minggu, 02 Juli 2017 - 19:31 WIB
Halau Pergerakan Militan,...
Halau Pergerakan Militan, Filipina-Indonesia Gelar Patroli Gabungan
A A A
MANILA - Filipina dan Indonesia dilaporkan akan melakukan patroli bersama di Laut Sulawesi. Tujuan utama patroli ini adalah untuk menghentikan arus militan yang akan menuju pulau Mindanao di Filipina Selatan.
"Patroli gabungan tersebut bertujuan untuk memperkuat keamanan perbatasan dan meningkatkan interoperabilitas. Kapal perang kedua negara akan berlayar dari kota Davao, Filipina pada hari Kamis" kata juru bicara militer Filipina Mayor Ezra Balagtey.
"Patroli yang terkoordinasi, dimaksudkan untuk memperkuat keamanan Teluk Davao dan batas umum kedua negara di kepulauan selatan, terutama di sepanjang Laut Sulawesi," sambungnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (2/7).
Patroli terkoordinasi ini adalah patroli ketiga yang dilakukan di wilayah tersebut dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Sebelumnya, tujuan patroli ini adalah untuk mencegah adanya pembajakan dan penculikan awak kapal oleh kelompok milisi.
Selain dengan Indonesia, Filipina juga melakukan partroli bersama di perairan selatan Filipina dengan pihak Amerika Serikat (AS).
Manila saat ini memang tengah direpotkan oleh kehadiran militan asing di Filipina Selatan, tepatnya di Marawi. Kehadiran militan asing membuat tentara Filipina kesulitan untuk merebut kembali kota tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
4 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
5 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
6 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
7 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
8 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved