Oposisi Tuding Pemerintah Suriah Kembali Gunakan Senjata Kimia

Minggu, 02 Juli 2017 - 13:35 WIB
Oposisi Tuding Pemerintah...
Oposisi Tuding Pemerintah Suriah Kembali Gunakan Senjata Kimia
A A A
DAMASKUS - Kelompok oposisi Suriah menyatakan, pasukan pemerintah Suriah kembali melakukan serangan senjata kimia. Oposisi menyebut Damaskus menggunakan gas klorin saat melakukan serangan di wilayah Ghouta.
Faylaq al-Rahman, salah satu kelompok oposisi bersenjata Suriah menyatakan, setidaknya 30 anggota oposisi tewas akibat serangan senjata kimia terbaru yang dilancarkan tentara Suriah tersebut.
"Lebih dari 30 kasus mati lemas dilaporkan terjadi setelah rezim menargetkan titik-titik pejuang al-Rahman dan menggunakan gas klorin beracun yang dilarang oleh hukum internasional, di depan Front Ein Tarma, menyusul kegagalan pasukan rezim untuk menyerang wilayah tersebut selama 13 hari beruntun," kata juru bicara kelompok tersebut, Waiel Olwan.
"Kami terus menanggapi serangan pasukan rezim tersebut dan membunuh 30 tentara mereka. Jadi, mereka akhirnya menggunakan senjata kimia," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (2/7).
Klorin merupakan salah satu zat kimia pabrik yang paling banyak digunakan di Amerika Serikat. Biasanya, zat ini digunakan sebagai disinfektan untuk kolam maupun air minum. Zat klorin juga digunakan pada pabrik kertas dan pakaian untuk pestisida, karet, dan larutan.
Gas klorin memiliki bau yang sangat tajam, seperti pemutih dan memiliki warna kuning-hijau. Ketika klorin digunakan sebagai senjata dalam penyerangan, zat ini sangat mematikan. Dalam Perang Dunia I, terdapat larangan penggunaan zat ini di medan perang oleh perjanjian internasional. Sifat korosif dari gas tersebut memiliki efek buruk bagi kesehatan.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
8 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
9 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
11 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
12 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
13 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
14 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved