Jenderal Prancis Gunakan Jet Tempur untuk Transportasi Liburan

Rabu, 28 Juni 2017 - 17:52 WIB
Jenderal Prancis Gunakan...
Jenderal Prancis Gunakan Jet Tempur untuk Transportasi Liburan
A A A
PARIS - Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly dilaporkan telah memerintahkan penyelidikan terhadap seorang jenderal di negara tersebut. Jenderal itu diselidiki karena diduga menggunakan jet tempur untuk keperluan pribadi.
Menurut laporan media Prancis, Canard Enchaîné, Jenderal itu diketahui bernama Richard Reboul. Reboul adalah komandan kedua Angkatan Udara (AU) Prancis yang bertugas sebagai pelaksan tugas komandan AU Prancis sejak Mei.
Majalah tersebut menuduh Reboul puluhan kali menggunakan jet serangan Dassault/Dornier AlphaJet dan pesawat latihan sejak Agustus tahun lalu untuk melakukan perjalanan dari sekolah penerbangan yang terletak di Bordeaux ke Salon-de-Provence, sebuah komune di selatan Prancis yang memiliki basis udara penting.
Jenderal tersebut dilaporkan "menyewa" pesawat latihan untuk tujuan yang sama sekali tidak terkait dengan pekerjaannya, yaitu menghabiskan akhir pekan di perkebunannya di Provence dan kemudian terbang kembali.
Selain itu, seperti dilansir Russia Today pada Rabu (28/6), Reboul diduga telah berhasil mendapatkan sebuah pesawat transport militer dengan kapasitan enam orang bersama dengan pilot dan co-pilot untuk kebutuhan pribadinya, yang tidak disebutkan dalam laporan tersebut.
Selasa larut malam, Kementerian Pertahanan Prancis mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa Parly telah menginstruksikan untuk memeriksa laporan dan memverifikasi keadaan penggunaan sarana udara.
"Mengingat temuan laporan tersebut, Menteri akan memberikan konsekuensi yang diperlukan, termasuk kebijakan pendisiplinan, jika penyalahgunaan alat tersebut terbukti," tambah pernyataan tersebut.
Reboul ditunjuk untuk menjadi komando kedua Angkatan Udara Prancis pada bulan September 2016. Bulan lalu, dia mengambil alih tugas mantan komandan Jenderal Angkatan Udara Prancis Serge Soulet, yang meninggal pada 21 Mei.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
8 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
9 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
10 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
11 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
12 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
13 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved