Kisah Pilu Korban Kekerasan Seksual ISIS Tak Sengaja Memakan Anaknya Sendiri

Rabu, 28 Juni 2017 - 10:59 WIB
Kisah Pilu Korban Kekerasan...
Kisah Pilu Korban Kekerasan Seksual ISIS Tak Sengaja Memakan Anaknya Sendiri
A A A
BAGHDAD - Seorang perempuan Yazidi Irak yang ditawan dan menjadi korban kekerasan seksual oleh militan ISIS secara tidak sengaja mengkonsumsi daging yang merupakan tubuh anak lelakinya yang berusia satu tahun. Lantaran sangat lapar, dia tidak menyadari daging yang dia konsumsi adalah daging anaknya yang telah dibunuh ISIS.

Kisah pilu perempuan Yazidi itu diungkap anggota parlemen Irak Vian Dakhill dalam wawancara dengan stasiun televisi Mesir, Extra News, hari Senin. Perempuan Yazidi itu menceritakannya setelah dia dibebaskan pasukan Irak penyanderaan kelompok Islamic State atau ISIS.

Menurut Dakhil, perempuan Yazidi yang identitasnya tak bisa dia ungkap itu, dibiarkan kelaparan selama tiga hari di sebuah ruang bawah tanah di Irak oleh militan ISIS yang menjadikannya budak seks. Ketika perempuan itu kelaparan, militan ISIS membunuh anak lelakinya yang berusia setahun dan dagingnya dimasak untuk diberikan kepadanya.

”Salah satu wanita yang berhasil kami selamatkan dari ISIS mengatakan bahwa dia ditahan di ruang bawah tanah selama tiga hari tanpa makanan atau pun air,” kata Dakhill.

”Setelah itu, mereka (militan ISIS) membawa sepiring nasi dan daging. Dia makan makanan itu karena dia sangat lapar,” lanjut Dakhil yang transkrip wawancaranya diterjemahkan Middle East Media Research Institute, semalam (27/6/2017).

”Setelah selesai, mereka berkata kepadanya: 'Kami memasak anakmu yang berumur 1 tahun yang kami ambil darimu, dan inilah yang baru saja kamu makan’.”

Kelompok ISIS selama ini menganggap para wanita Yazidi merupakan pemuja setan karena mereka mempraktikkan agama kuno Yazidi. Kelompok itu telah menghilangkan nyawa banyak warga minoritas Irak dan menculik para perempuan Yazidi untuk dijadikan budak nafsu mereka.

Dalam wawancara tersebut, Dakhill juga mengungkap kisah seorang gadis berusia 10 tahun menjadi korban kekerasan seksual militan ISIS di depan ayahnya dan lima saudara perempuannya.
(aww)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
23 menit yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
1 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
2 jam yang lalu
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
3 jam yang lalu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
4 jam yang lalu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved