Petya Ransomware Serang Sistem Komputer Seluruh Dunia

Rabu, 28 Juni 2017 - 07:57 WIB
Petya Ransomware Serang...
Petya Ransomware Serang Sistem Komputer Seluruh Dunia
A A A
WASHINGTON - Setelah virus ransom (ransomware) WannCry menyerang sistem komputer di seluruh dunia, kini muncul serangan cyber serupa bernama virus ransom Petya. Sistem komputer di Rusia, Inggris, Spanyol, Ukraina, Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara lain diserang.

Di Ukraina, Petya ransomware telah menyerang sistem komputer kapal selam hingga supermarket yang menyebabkan kekacauan. Sama seperti serangan virus ransom WannaCry, pelaku serangan virus ransom Petya juga meminta uang tebusan terhadap korban.

Para pengguna Twitter menunjukkan sejumlah foto tentang kebingungan para pembeli di supermarket ketika melihat komputer yang menunjukkan permintaan uang tebusan.

”Sebuah supermarket di Ukraina. Negara ini berada dalam serangan cyber,” tulis Maxim Eristavi, anggota Atlantic Council yang berbagi foto tentang serangan global virus ransom Petya, di Twitter. Foto itu, kata dia, diambil di sebuah toko di Kharkov, kota terbesar kedua di Ukraina.

Serangan virus ransom Petya mulai terjadi pada Selasa, 27 Juni 2017 kemarin. Virus ini bekerja dengan alat hacking Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat (AS) yang dikenal sebagai EternalBlue.

Kelompok di balik serangan ini belum diketahui. Pusat Keamanan Cyber Nasional Inggris (NCSC), sebuah cabang dari badan intelijen GCHQ, mengaku sudah tahu perihal serangan cyber global ini.

“Kami mengetahui adanya insiden ransomware global dan memantau situasinya dengan ketat,” kata pihak NCSC.

Peneliti ESET Robert Lipovsky mencatat; "Wabah ini tampaknya telah dimulai di Ukraina, di mana laporan menunjukkan bahwa sektor keuangan, sektor energi dan banyak industri lainnya telah terpukul. Ruang lingkup kerusakan yang diakibatkan belum dikonfirmasi.”

Seorang analis Malwarebytes, yang menggunakan nama Hasherezade, menambahkan; "Kami sedang meneliti serangan ini. Apa yang kami temukan adalah bahwa ransomware tampaknya didistribusikan oleh Server Message Block (SMB), yang sama dengan insiden WannaCry yang terjadi sebelumnya.”

Divisi raksasa farmasi global Merck yang berbasis di AS juga mengonfirmasi bahwa sistem komputer mereka telah terkena serangan Petya ransomware.

”Kami mengonfirmasi bahwa jaringan komputer perusahaan kami dikompromikan hari ini sebagai bagian dari hack global,” kata Merck dalam sebuah pernyataan. ”Organisasi lain juga telah terpengaruh. Kami sedang menyelidiki masalah ini dan akan memberikan informasi tambahan saat kami belajar lebih banyak.”

Perusahaan itu sebelumnya juga mengumumkan adanya serangan Petya ransomware melalui memo internal. ”Perusahaan saat ini mengalami serangan ransomware yang bermusuhan pada sistem jaringannya,” bunyi memo internal Merck yang dikutip Philadelphia Inquirer, Rabu (28/6/2017).

”Sementara manajemen risiko dan keamanan global merespon ancaman ini, tetaplah tenang,” lanjut bunyi memo tersebut.

Mantan kontraktor NSA, Edward Joseph Snowden, yang kini bersembunyi di Moskow, Rusia karena jadi buron intelijen AS setelah membocorkan penyadapan global NSA, membenarkan bahwa serangan virus ransom Petya bekerja dengan alat hacking NSA yang dicuri.

"Berapa kali pengembangan senjata digital @NSAGov harus berakibat pada infrastruktur sipil sebelum ada pertanggungjawaban?,” tulis Snowden di Twitter. ”Dengar, orang bisa tidak sependapat dengan pengintaian. Tapi ketika @NSAGov fokus pada pelanggaran terhadap pertahanan, menutup rumah sakit di AS, saatnya untuk bertindak.”
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Eropa...
Negara-negara Eropa yang Dihasut Amerika Serikat untuk Boikot Gas Rusia
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Berita Terkini
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
56 menit yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
3 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 jam yang lalu
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
4 jam yang lalu
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved