Terdengar Ledakan, AirAsia dengan 350 Orang Mendarat Darurat di Perth

Minggu, 25 Juni 2017 - 16:54 WIB
Terdengar Ledakan, AirAsia...
Terdengar Ledakan, AirAsia dengan 350 Orang Mendarat Darurat di Perth
A A A
PERTH - Sebuah pesawat maskapai AirAsia yang membawa lebih dari 350 orang terpaksa mendarat darurat di Perth, Australia, saat dalam perjalanan ke Kuala Lumpur, Minggu (25/6/2017). Para penumpang mengaku mendengar ledakan di bagian sayap sebelum pilot memutuskan mendarat darurat.

Insiden itu terjadi setelah pesawat lepas landas sekitar pukul 07.00 waktu Perth dan sudah terbang sekitar satu jam. Para penumpang khawatir pesawat tipe Airbus A330 akan mengalami insiden di laut jika tidak kembali ke Perth dan mendarat darurat.

Sophie Nicolas, salah seorang penumpang, mengatakan kepada PerthNow, bahwa dia mendengar sebuah ledakan kecil dari sayap kiri. ”Anda bisa tahu dari reaksi awak kabin bahwa itu benar-benar buruk,” katanya.

Dia mengatakan kapten pilot kemudian mengumumkan bahwa pesawat akan kembali ke Perth.

”Dia bilang; ’Saya harap kalian semua mengucapkan doa, saya akan mengucapkan doa juga dan semoga kita semua bisa kembali ke rumah dengan aman’. Itu sangat mengerikan,” lanjut Sophie.

Seorang penumpang lain yang berbicara dalam kondisi anonim kepada ABC mengibaratkan getaran di bagian saya mirip suara mesin cuci. ”Itu benar-benar seperti Anda sedang duduk di atas mesin cuci. Semuanya akan terjadi. Kita bisa melihat mesin di luar jendela yang benar-benar bergetar di sayap,” ujarnya.

Penerbangan AirAsia D7237 berhasil melakukan pendaratan darurat dengan selamat setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam.

Sebelum pesawat mendarat, pihak Layanan Kebakaran dan Darurat Bandara langsung dihubungi sebagai bagian dari tindakan pencegahan. Namun pesawat berhasil mendarat tanpa terjadi insiden berbahaya.

Pihak maskapai AirAsia telah merilis sebuah pernyataan yang mengonfirmasi kejadian tersebut.

”Awak penerbangan melakukan langkah-langkah pencegahan untuk memeriksa pesawat terbang. Penumpang akan dipindahkan ke penerbangan berikutnya yang tersedia atau penerbangan pemulihan yang dijadwalkan berangkat dari Perth pada pukul 20.30 malam,” bunyi pernyataan maskapai.

”Kami sedang menyelidiki masalah teknis, tidak ada indikasi masalah pada mesinnya.”
(mas)
Berita Terkait
Eks PM Australia Ungkap...
Eks PM Australia Ungkap Sosok yang Jatuhkan Malaysia Airlines MH370, Sebut Pembunuhan-Bunuh Diri
Nur Sajat Transgender...
Nur Sajat Transgender yang Mejeng di Depan Kakbah Kini Ada di Australia
Malaysia Airlines Pembawa...
Malaysia Airlines Pembawa 211 Orang Diancam Diledakkan, Terpaksa Putar Balik ke Sydney
Malaysia Tetap Ingin...
Malaysia Tetap Ingin Ekstradisi Nur Sajat, Transgender yang Mejeng Depan Kakbah
Malaysia Desak ASEAN...
Malaysia Desak ASEAN Sikapi Pakta Kapal Selam Nuklir Australia
Prabowo Dapat Ucapan...
Prabowo Dapat Ucapan Selamat dari Para Pemimpin Dunia
Berita Terkini
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
33 menit yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
2 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
3 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
3 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved