AS Adili Hambali, Indonesia: Demi Kepastian Hukumnya

Minggu, 25 Juni 2017 - 08:49 WIB
AS Adili Hambali, Indonesia:...
AS Adili Hambali, Indonesia: Demi Kepastian Hukumnya
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri merespons langkah Amerika Serikat (AS) yang kembali mengadili Hambali, tersangka kasus terorisme asa Indonesia yang ditahan CIA sejak 2003. Pemerintah Indonesia menyatakan, pengadilan kali ini untuk memberikan kepastian hukum terhadap Hambali.

Pria Indonesia itu dituduh sebagai dalang pemboman di Bali tahun 2002. Dia ditangkap di Thailand 2003 dan sejak itu ditahn CIA di penjara Guantanamo.

Hambali alias Encep Nurjaman alias Riduan Isamuddin sebelumnyaa tidak pernah dikenai tuduhn melakukan pelanggaran.

Pihak jaksa pengadilan di AS kini mengajukan tuntutan atas tuduhan tindakan teror terhadap Hambali. Kasus ini jadi sorotan, karena pemboman yang dituduhkan terjadi di Bali, Indonesia, tapi AS merasa berkepentingan mengadili Hambali.

Dalam dokumen pengadilan sebagaimana dilaporkan Miami Herald, Hambali dituduh mengarahkan tiga pemboman bersamaan di Bali pada 12 Oktober 2002. Serangan ini menewaskan 202 orang, termasuk 88 warga Australia. Ini tercatat sebagai serangan paling mematikan di Indonesia.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Christiawan Nasir mengatakan kepada Fairfax Media bahwa pemerintah Indonesia mengetahui perkembangan dan memantau proses hukum terhadap Hambali.

”Ini adalah proses internal di AS dan bertujuan untuk memberikan transparansi dan kepastian hukum kepada Hambali,” katanya, yang dilansir Minggu (25/6/2017).

”Kami telah berkomunikasi dengan pengacara Hambali untuk memastikan bahwa hak ukumnya dihormati,” lanjut Arrmanatha.

Pada tahun 2008, Indonesia secara resmi meminta akses agar Hambali dapat diadili di Indonesia karena pemboman yang dituduhkan terjadi di Bali, Indonesia. Tapi AS menolak menyerahkannya.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
24 menit yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
1 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
2 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
3 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
4 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved