Polisi India Minta 'Dilayani' Korban Perkosaan Jika Ingin Pelaku Ditangkap

Jum'at, 23 Juni 2017 - 09:48 WIB
Polisi India Minta Dilayani...
Polisi India Minta 'Dilayani' Korban Perkosaan Jika Ingin Pelaku Ditangkap
A A A
NEW DELHI - Seorang wanita India yang menjadi korban pemerkosaan mengaatakan, petugas polisi menolak menangkap para pelaku kecuali dia bersedia berhubungan seks dengannya. Wanita itu mengeluh karena beberapa kali permintaannya untuk menangkap kedua pelaku diabaikan polisi.

Wanita 37 tahun asal wilayah Uttar Pradesh, India, diperkosa dua pria dengan todongan senjata pada Februari lalu.

Menurutnya, kedua pelaku sudah diketahui yakni bernama Ameer Ahmad, 55, dan Sattar Ahmad, 45. Namun, polisi belum bersedia menangkap keduanya sejak pertama kali melapor.

Korban yang identitasnya dilindungi media, mengaku bahwa permintaannya berulang kali diabaikan oleh petugas polisi bernama Jai Prakash Singh. Alih-alih segera bertindak, petugas polisi itu justru menginterogasi dirinya sebelum akhirnya meminta agar korban “melayani” nafsunya.

Kasus ini dilaporkan media setempat, Times of India, dengan bukti rekaman perihal permintaan kurang ajar Singh.

Kasus ini bermula pada bulan Februari lalu ketika wanita tersebut ditawari tumpangan kendaraan oleh Ameer dan Satar saat dia hendak pulang dari rumah seorang kerabatnya.

Kedua pria itu kemudian memerkosa korban dengan todongan senjata ketika mereka tahu bahwa korban berada di rumahnya sendirian.

Korban lantas melaporkan kasus tersebut ke polisi, namun petugas polisi gagal mengajukan tuntutan sampai akhirnya dia pergi ke pengadilan setempat untuk mengajukan keluhan.

Korban mengaku takut akan keselamatannya karena kedua pelaku yang tinggal satu desa dengannya masih bebas berkeliaran di jalan.

Dia sudah mendesak Singh untuk memenjarakan kedua pria tersebut. Tapi, Singh malah mulai mengirim pesan ke ponselnya untuk bertemu secara pribadi dan mengajukan permintaan untuk berhubungan badan.

Ketika korban mengeluhkan perilaku itu, Singh mengaku telah menutup kasusnya. Tak berhenti, Singh terus menekan korban, yang akhirnya merekam perilaku Singh secara diam-diam untuk diadukan ke kepala polisi setempat.

Pejabat polisi setempat, Inspektur Polisi Vipin Tada, telah mengomentari rekaman tersebut. ”Suara di klip audio tidak sesuai dengan yang ditunjukkan oleh (penyidik). Tapi kami akan menyelidiki dakwaannya secara menyeluruh,” katanya, yang dilansir Kamis (22/6/2017).
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
15 menit yang lalu
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
43 menit yang lalu
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
1 jam yang lalu
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
2 jam yang lalu
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
2 jam yang lalu
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
7 jam yang lalu
Infografis
NATO Butuh 35-50 Brigade...
NATO Butuh 35-50 Brigade Baru Jika Ingin Menang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved