Perang Lawan ISIS Usai, AS Tarik Senjata dari Kurdi

Kamis, 22 Juni 2017 - 20:32 WIB
Perang Lawan ISIS Usai,...
Perang Lawan ISIS Usai, AS Tarik Senjata dari Kurdi
A A A
ANKARA - Pejabat Turki mengatakan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Jim Mattis, meyakinkan Turki bahwa senjata yang diberikan kepada pejuang Kurdi Suriah akan ditarik kembali. Senjata-senjata tersebut akan ditarik kembali setelah ISIS berhasil digulingkan dari benteng utama mereka di Suriah, Raqqa.

Hal itu diungkapkan Mattis dalam sebuah surat. Dalam surat itu, Mattis juga meyakinkan Menteri Pertahanan Turki Fikri Isik bahwa AS secara teratur akan menyediakan daftar senjata kepada militan Kurdi kepada Turki. Sementara penasihat militer AS di lapangan akan memastikan bahwa senjata tersebut tidak berada di luar zona pertempuran Suriah.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Turki Ertan Omeroglu mengkonfirmasi surat tersebut seperti dikutip dari CBS News, Kamis (22/6/2017).

Keputusan AS untuk meluncurkan serangan guna menguasai Raqqa bekerja sama dengan Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi telah memperumit hubunganya dengan Ankara. Turki memandang kelompok pejuang Kurdi tersebut sebagai perpanjangan tangan dari kelompok teroris Kurdi yang beroperasi di Turki.

Ankara takut senjata yang diberikan kepada pejuang Kurdi akan berakhir di tangan para pemberontak di Turki dan telah mengancam akan menanggapi setiap ancaman.

Seorang pejabat Ankara mengatakan Mattis mengatakan kepada ISIS bahwa 80 persen kekuatan yang akan merebut Raqqa akan terdiri dari orang-orang Arab dan pasukan Arab akan menguasai kota tersebut.

Jika dikonfirmasi, pernyataan Mattis mengenai senjata-senjata tersebut akan diambil kembali setelah peperangan Raqqa berakhir dengan konflik dengan komentar baru-baru ini yang dibuat oleh pejabat koalisi pimpinan AS melawan ISIS.

Juru bicara koalisi bulan lalu, Kolonel John Dorrian mengatakan, senjata yang dipasok ke Kurdi tidak akan diambil kembali oleh AS setelah misi spesifik selesai. Namun AS akan memantau dengan hati-hati di mana dan bagaimana mereka digunakan.

Ada beberapa laporan yang kredibel sejak aliansi militer pimpinan AS dibentuk untuk membantu memerangi ISIS di Suriah dan Irak dari senjata buatan Amerika yang jatuh ke tangan milisi, dan bahkan ISIS sendiri dalam jumlah yang lebih kecil.

Dalam beberapa kasus, senjata AS dipasok ke pasukan Kurdi berakhir dengan milisi Syiah yang juga sedang memerangi ISIS, namun terlibat dalam pembunuhan dan penyiksaan Muslim Sunni di daerah yang direbut dari ISIS.
(ian)
Berita Terkait
Sekutu AS Tuduh Turki...
Sekutu AS Tuduh Turki Beri Zona Aman untuk ISIS
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Erdogan: Sanksi Amerika...
Erdogan: Sanksi Amerika Serikat Tidak Menghormati Turki
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Erdogan: Turki Kirim...
Erdogan: Turki Kirim Peralatan Medis ke Amerika Serikat
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
37 menit yang lalu
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
1 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
8 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
8 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
9 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved