Hamas Ogah Terseret Konflik Arab Cs dengan Qatar

Jum'at, 09 Juni 2017 - 06:04 WIB
Hamas Ogah Terseret...
Hamas Ogah Terseret Konflik Arab Cs dengan Qatar
A A A
GAZA - Pejabat gerakan perlawanan Hamas mengatakan bahwa gerakan tersebut sangat sadar untuk tidak berada dalam baris negara manapun. Hal itu merujuk pada krisis antara beberapa negara Arab dengan Qatar.

"Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, dan perlawanan Palestina berhati-hati untuk tidak melakukannya," kata wakil kepala gerakan Hamas Gaza, Khalil al-Hayya, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (9/6/2017).

Ia mengatakan hal itu saat pemakaman seorang militan Hamas, yang tewas dalam sebuah kecelakaan di sebuah kamp pelatihan militer yang merupakan anggota sayap bersenjata Hamas di kota Rafah di Jalur Gaza selatan.

"Kita harus mempersatukan bangsa dan menghindari semua perselisihan melalui persatuan dan pengertian, jadi akan menjadi mengangkat Palestina dan kemarahan bagi musuh-musuh Zionis kita," katanya.

Ia pun meminta media untuk tidak memasukkan atau mendorong nama Hamas dan perlawanan Palestina ke dalam isu-isu semacam itu untuk membagi negara dan perlawanan.

"Kita dalam perjalanan ke Yerusalem, musuh kita diketahui, dan senjata kita adalah diarahkan pada pendudukan Zionis, dan jangan melawan orang lain," imbuhnya.

Pada hari Senin, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, Yaman dan Libya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Negara-negara itu menuduh Qatar mendukung terorisme dan kelompok teroris, mengacaukan wilayah tersebut dan melibatkan urusan internal negara-negara Dewan Kerjasama Teluk.
(ian)
Berita Terkait
Piala Dunia, Qatarphobia,...
Piala Dunia, Qatarphobia, dan Palestina
Apa Itu Emir Qatar ?...
Apa Itu Emir Qatar ? Ternyata Ini Artinya
Mengapa Menteri Keuangan...
Mengapa Menteri Keuangan Israel Sebut Qatar sebagai Musuh?
PM Qatar: Gencatan Senjata...
PM Qatar: Gencatan Senjata Gaza Tak Sempurna Tanpa Penarikan Pasukan Israel
Diminta AS, Qatar Akan...
Diminta AS, Qatar Akan Usir Hamas
Sentil Barat, Emir Qatar:...
Sentil Barat, Emir Qatar: Israel Tidak Boleh Diizinkan Bunuh Warga Sipil
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
1 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
2 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
3 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
4 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
5 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved