Hari-hari Terakhir Saddam Hussein: Lagu Blige dan Cerita Bakar Mobil Mewah

Minggu, 04 Juni 2017 - 04:28 WIB
Hari-hari Terakhir Saddam...
Hari-hari Terakhir Saddam Hussein: Lagu Blige dan Cerita Bakar Mobil Mewah
A A A
WASHINGTON - Kehidupan bekas diktator Irak Saddam Hussein di hari-hari terakhir sebelum dieksekusi gantung diungkap dalam sebuah buku. Saddam di sisa hidupnya kerap mendengarkan lagu penyanyi Amerika Serikat (AS) Mary J. Blige dan bercerita pada polisi militer AS bahwa dia pernah membakar koleksi mobil mewah putranya.

Buku kisah hari-hari terakhir Saddam itu ditulis Will Bardenwerper. Judulnya; “The Prisoner in His Palace: Saddam Hussein, His American Guards, and What History Leaves Unsaid”.

Buku teresebut juga mengungkap emosional belasan polisi militer AS yang menjaga Saddam selama diadili atas tuduhan kejahatan perang sampai eksekusi.

Saddam Hussein ditangkap oleh pasukan AS pada tahun 2003. Dia kemudian dijaga 12 anggota unit polisi militer AS yang dijuluki “The Super Twelve”.

Bardenwerper mengatakan para personel “The Super Twelve” akhirnya mengenal mantan diktator itu secara mendalam. Mereka menganggap sosok Saddam sebagai orang yang sangat menyenangkan yang menghargai kesederhanaan selama penahanannya.

Para penjaga itu ingat Saddam yang puas duduk di sel kecilnya atau di teras luar. Saddam secara teratur juga merawat sepetak tanah kecil yang dia sebut kebunnya di mana dia merokok cerutu Kuba yang telah disimpannya di wadah.

Mereka juga mengatakan bahwa mantan presiden Irak itu menikmati saat mengendarai sepeda tua yang dia namakan ”poni”.

Kebiasaan makan Saddam yang tak lumrah juga mereka ungkap. Bukan saja soal Saddam yang memiliki gigi manis, tapi sosoknya yang sangat memilih-milih makanan juga tak bisa mereka lupakan.

“Dia suka makanannya diatur dengan cermat di atas piringnya,” kata Bardenwerper yang mengutip pengakuan para personel “The Super Twelve”.

“Jika sepotong makanan tidak sempurna, seperti telur dadar yang robek, dia menolak memakannya,” lanjut Bardenwerper.

Saddam juga senang mendengarkan radio saat berada di tahanan. ”Dia selalu berhenti menyetir jika menemukan lagu Mary J. Blige,” ujar Bardenwerper.

Lebih lanjut, Saddam juga bercerita kepada para personel polisi militer AS itu tentang keluarganya. Suatu hari Saddam memberi tahu mereka bagaimana dia membakar banyak mobil mewah koleksi putranya, Uday. Tindakan Saddam itu sebagai hukuman karena putranya membunuh beberapa orang di sebuah kelab malam.

”Tertawa dengan liar, mantan diktator itu ingat bagaimana dia dengan gembira melihat neraka (kobaran api mobil) itu,” tulis Bardenwerper, yang dikutip dari New York Post, Minggu (4/6/2017).
(mas)
Berita Terkait
Negara yang Pernah Diinvasi...
Negara yang Pernah Diinvasi Amerika Serikat
Serangan Iran Berupaya...
Serangan Iran Berupaya Memaksa Pasukan AS Meninggalkan Irak Utara
Amerika Serikat Kembalikan...
Amerika Serikat Kembalikan 17.000 Artefak Kuno yang Dijarah ke Irak
Pesawat Hercules Militer...
Pesawat Hercules Militer AS Tergelincir di Pangkalan Irak
Serangan Roket Hantam...
Serangan Roket Hantam Pangkalan Koalisi AS di Irak
Kelompok Milisi Irak...
Kelompok Milisi Irak Setuju Tangguhkan Serangan Terhadap Pasukan AS
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
3 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
4 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
4 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
5 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
6 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved