Rusia: Kerjasama Anti-teror dengan Indonesia Terus Meningkat
Rabu, 24 Mei 2017 - 14:35 WIB
Rusia: Kerjasama Anti-teror dengan Indonesia Terus Meningkat
A
A
A
MOSKOW - Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev mengatakan, kerjasama anti-teror antara Rusia dan Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal itu disampaikan Patrushev paska melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Wiranto.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Moskow tersebut, Patrushev dan Wiranto membahas mengenai peningkatan kerjasama bilateral antara kedua negara, khususnya dalam bidang keamanan. Keduanya juga bertukar pandangan mengenai isu-isu terkini.
"Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai berbagai isu politik dan keamanan," kata dinas pers Dewan Keamanan Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Rabu (24/5).
"Mereka menyambut baik peningkatan peran kerja sama bilateral dalam memerangi terorisme internasional, karena kedua negara saling bertukar informasi dan mengadakan pertemuan reguler yang bertujuan meningkatkan potensi bersama," sambungnya.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut keduanya juga menekankan perlunya meningkatkan kerja sama dalam organisasi global dan regional, serta bergabung dalam upaya memerangi kejahatan lintas batas, seperti pencucian uang, perdagangan narkoba, kejahatan dunia maya dan tantangan lain pada zaman modern.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Moskow tersebut, Patrushev dan Wiranto membahas mengenai peningkatan kerjasama bilateral antara kedua negara, khususnya dalam bidang keamanan. Keduanya juga bertukar pandangan mengenai isu-isu terkini.
"Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai berbagai isu politik dan keamanan," kata dinas pers Dewan Keamanan Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Rabu (24/5).
"Mereka menyambut baik peningkatan peran kerja sama bilateral dalam memerangi terorisme internasional, karena kedua negara saling bertukar informasi dan mengadakan pertemuan reguler yang bertujuan meningkatkan potensi bersama," sambungnya.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut keduanya juga menekankan perlunya meningkatkan kerja sama dalam organisasi global dan regional, serta bergabung dalam upaya memerangi kejahatan lintas batas, seperti pencucian uang, perdagangan narkoba, kejahatan dunia maya dan tantangan lain pada zaman modern.
(esn)