Duterte: Barat Penuh Omong Kosong

Minggu, 21 Mei 2017 - 22:34 WIB
Duterte: Barat Penuh...
Duterte: Barat Penuh Omong Kosong
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyebut negara-negara Barat penuh dengan omong kosong. Dia mengatakan ingin bekerjasama lebih banyak dengan China dan Rusia, dibanding dengan negara Barat.
Duterte, yang berbicara saat melakukan wawancara dengan media Rusia menyatakan, negara-negara Barat hanya tertarik untuk melakukan pembicaraan ganda dan mengabaikan kepentingan Filipina. Sedangkan Rusia dan China menurutnya memiliki sikap yang bertolak belakang dengan negara Barat.Dia kemudian mengatakan tidak memiliki hubungan pribadi dengan Amerika Serikat (AS), dan menuturkan negaranya membutuhkan perubahan dalam kebijakan luar negeri untuk memisahkannya dari kepentingan Amerika.
"Saya tidak punya apa-apa melawan Amerika, (Presiden AS Donald) Trump adalah temanku. Tapi kebijakan luar negeri saya telah bergeser. Saya ingin berurusan dengan China dan Rusia. Sebab di dunia Barat, itu omong kosong," katanya.
"Anda memperlakukan saya seolah-olah saya masih menjadi koloni Anda. Kamu pasti bercanda! Kami adalah negara merdeka. Saya ingin negara saya diperlakukan dengan harga diri," sambungnya, seperti dilansir Russia Today pada Minggu (21/5).
Pernyataan Duterte itu sendiri dilontarkan beberapa hari jelang kunjungannya ke Moskow. Duterte dijadwalkan akan tiba di Moskow pada pertengahan pekan depan, dan direncanakan akan melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vlaidmir Putin, dan sejumlah pejabat Rusia lainnya.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
18 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
1 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
2 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
5 jam yang lalu
Infografis
Bacaan Niat Puasa Ramadan...
Bacaan Niat Puasa Ramadan untuk Harian dan Sebulan Penuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved