Diburu Interpol, Zakir Naik Dilaporkan Dilindungi Raja Salman

Minggu, 21 Mei 2017 - 00:32 WIB
Diburu Interpol, Zakir...
Diburu Interpol, Zakir Naik Dilaporkan Dilindungi Raja Salman
A A A
RIYADH - Ulama asal India, Zakir Naik, yang diburu Interpol untuk ditangkap dilaporkan telah dilindungi Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi. Ulama itu disebut mendapatkan status kewarganegaran Arab Saudi.

Laporan itu diterbitkan The Middle East Monitor, yang dilansir sejumlah media Asia terutama media-media India, semalam (20/5/2017). Zakir Naik, 51, diburu Interpol di bawah Undang-Undang Anti-Teror.

Pendiri Islamic Research Foundation (IRF)—yayasan yang dilarang di India—diyakini telah tinggal di Arab Saudi untuk menghindari penangkapan Interpol. Aktivitas Zakir dituduh mengilhami beberapa teroris yang menyerang sebuah kafe di Dhaka pada tahun lalu. Namun, pemerintah Arab Saudi belum mengonfirmasi laporan media tersebut.

National Investigation Agency (NIA), sebuah badan investigasi India telah menyelidiki Zakir Naik dan rekan-rekannya di FIR pada bulan November.

Ulama yang sejatinya berprofesi sebagai dokter ini dituduh mempromosikan permusuhan antara berbagai kelompok berdasarkan agama. Aktivitasnya dianggap merusak harmoni di India.

IRF yang berbasis di Dongri, Mumbai selatan, juga dinyatakan melanggar hukum berdasarkan Unlawful Activities (Prevention) Act (UAPA) atau Undang-Undang Tindakan Pencegahan.

Pengadilan Tinggi Delhi baru-baru ini menegakkan keputusan untuk melarang IRF. Menurut putusan pengadilan, yayasan itu, presiden dan anggotanya terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum.

Tak hanya India yang risau dengan aktivitas Zakir Naik. Inggris, Kanada dan Malaysia pernah melarang dakwahnya.

Zakir telah menolak semua tuduhan bahwa aktivitasnya berkaitan dengan terorisme. Dia juga menentang pelarangan IRF oleh otoritas India.
(mas)
Berita Terkait
Mengenal Smriti Zubir,...
Mengenal Smriti Zubir, Menteri Non-Muslim India yang Kunjungi Madinah
4 Fakta Pakta Pertahanan...
4 Fakta Pakta Pertahanan Nuklir Saudi - Pakistan Tak Membahayakan India
Kedua Negara Tegang,...
Kedua Negara Tegang, Panglima Militer Pakistan Sambangi Arab Saudi
India-Arab Saudi Jajaki...
India-Arab Saudi Jajaki Kerja Sama Baru di Sektor Luar Angkasa
Turki Dukung Pakistan,...
Turki Dukung Pakistan, Israel Dukung India, Negara-negara Teluk Ingin Mediasi
Aparat India Tangkap...
Aparat India Tangkap Pria yang Selundupkan Emas Rp1,5 Miliar di Celana Dalam
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
1 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
3 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
4 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
5 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved