Wabah Kolera, Yaman Umumkan Keadaan Darurat di Sanaa

Senin, 15 Mei 2017 - 05:49 WIB
Wabah Kolera, Yaman...
Wabah Kolera, Yaman Umumkan Keadaan Darurat di Sanaa
A A A
SANAA - Pejabat di ibukota Yaman, Sanaa, mengumumkan keadaan darurat pada hari Minggu setelah terjadi wabah kolera, yang telah menewaskan puluhan orang. Sanaa sendiri saat ini berada di bawah kontrol gerakan bersenjata Houthi.

Kementerian kesehatan Yaman meminta organisasi kemanusiaan dan organisasi donor bantuan lainnya untuk membantu menangani epidemi ini dan mencegah sebuah bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Sistem kesehatan, yang sangat terdegradasi oleh lebih dari dua tahun perang yang juga membuat jutaan orang mengungsi, tidak dapat mengatasinya," kata seperti dikutip Reuters dari kantor berita negara, Saba, Senin (15/5/2017).

Yaman terjebak dalam konflik antara pemberontak Houthi, selaras dengan Iran, dan sebuah koalisi yang didukung oleh Barat, yang dipimpin oleh Arab Saudi. Lebih dari 10.000 orang terbunuh, kebanyakan akibat serangan udara yang hampir setiap hari terjadi sejak pertempuran dimulai.

"Hanya beberapa fasilitas medis yang masih berfungsi dan dua pertiga penduduknya tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman," kata PBB. Sebuah epidemi akhir tahun lalu telah berakhir namun wabah kolera menjadi lebih sering.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Penyakit diare telah menewaskan 51 orang sejak 27 April, dan 2.752 orang menjadi suspect kasus. Lima puluh delapan kasus lagi telah dikonfirmasi.

Data WHO menunjukkan Sanaa adalah lokasi terparah dari wabah tersebut, diikuti oleh Provinsi Amanat al-Semah. Kasus juga telah dilaporkan di kota-kota besar lainnya termasuk Hodeidah, Taiz dan Aden.

WHO mengatakan bahwa 7,6 juta orang tinggal di wilayah yang berisiko tinggi tertular kolera.

"Sekitar 17 juta dari 26 juta orang di Yaman kekurangan makanan dan setidaknya tiga juta anak-anak yang kekurangan gizi berada dalam bahaya berat", kata PBB.
(ian)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
22 menit yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
31 menit yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
1 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved