Duterte Tunjuk Penari Seksi Duduk di Kabinet Filipina

Kamis, 11 Mei 2017 - 16:09 WIB
Duterte Tunjuk Penari...
Duterte Tunjuk Penari Seksi Duduk di Kabinet Filipina
A A A
MANILA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte menunjuk sejumlah tokoh dan politisi sebagai menteri untuk mengisi kursi kabinetnya yang masih kosong setelah sebagian dia pecat. Salah satu sosok baru pengisi kursi kabinet Duterte adalah Margaux Justiniano Uson, seorang penari seksi.

Uson ditunjuk sebagai asisten Menteri Komunikasi Filipina. Selama ini, dia dikenal sebagai penyanyi dan penari seksi. Dia kerap mengunggah materi seks online dan foto-foto cantiknya di media sosial.

Ketika sosok Uson jadi sorotan media, Duterte membela penunjukkan penari seksi itu untuk duduk di kabinetnya. Menurut Duterte, pengangkatan Uson atau dikenal sebagai Mocha merupakan caranya berterima kasih karena perempuan itu pernah membantunya berkampanye secara gratis saat pemilihan presiden.

”Dia cerdas, dan jika masalahnya hanya menari, dia tidak menari telanjang,” bela Duterte.

”Selama kampanye, (dia) sedikit lebih seksi dari yang lain, itu tidak memungkinkan seseorang untuk mencabut dia dari kehormatan yang layak dia dapatkan,” lanjut Duterte.

Sayangnya, Uson tidak memiliki hubungan baik dengan wartawan. Dia menyebut awak media sebagai “tekanan” karena beberapa kali menyerang Duterte.

”Tidak ada hukum yang mengatakan jika Anda memaparkan setengah dari tubuh Anda, dengan celana pendek dan bra, Anda didiskualifikasi,” imbuh Duterte membela Uson, yang dilansir IB Times, Kamis (11/5/2017). ”Periksa Facebook dan ini menunjukkan bahwa dia bisa memiliki pikiran yang sangat terstruktur. Jadi, apa masalahnya?.”

Politisi lain yang ditunjuk sebagai pengisi kabinet Duterte adalah Senator Alan Peter Cayetano, yang akan menjadi Menteri Luar Negeri dan Jenderal Eduardo Ano, Kepala Staf Angkatan Bersenjata yang akan berperan sebagai Menteri Dalam Negeri.

Cayetano sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina tapi gagal. Tokoh lainnya, Roy Cimatu ditunjuk Duterte sebagai Menteri Lingkungan untuk menggantikan Regina Lopez, yang pengangkatannya tidak direstui oleh Komisi Penunjukan.

Baik Ano dan Cayetano pernah bertugas di Davao, di mana Duterte pernah menjadi wali kotanya. Presiden Duterte mengatakan bahwa dia membutuhkan Ano, karena Filipina memiliki masalah dengan polisi “nakal” dan militan yang mengatasnamakan Islam.

Ano akan menggantikan Ismael Sueno, yang dipecat Duterte pada bulan April lalu setelah dia diduga terlibat korupsi. Kasus itu membuat Duterte kehilangan kepercayaan kepadanya.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
3 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
5 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
7 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
8 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved