Hormati Presiden Trump, Keluarga Saudi Namai Bayinya 'Ivanka'

Minggu, 07 Mei 2017 - 07:51 WIB
Hormati Presiden Trump,...
Hormati Presiden Trump, Keluarga Saudi Namai Bayinya 'Ivanka'
A A A
RIYADH - Sebuah keluarga di Arab Saudi memicu perdebatan setelah menamai bayi perempuannya dengan nama “Ivanka” untuk menghormati Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Nama itu merupakan nama putri Presiden Trump, Ivanka Trump.

Trump telah mendapat perhatian khusus dari publik Saudi setelah memilih Riyadh sebagai salah satu tujuan lawatan perdananya sebagai presiden. Selain Saudi, Israel dan Vatikan juga jadi tujuan kunjungan presiden Amerika pada akhir Mei nanti.

Laporan tentang bayi Saudi bernama "Ivanka" pertama kali menyebar di layanan pesan WhatsApp, di mana foto akta kelahiran bayi menampilkan nama yang asing bagi publik Arab. Menurut akta lahir, bayi perempuan itu lahir di Kota Arar utara.

Ayah bayi diidentifikasi bernama Salem Salem al-Ayashi al-Anzi. Dia membenarkan tela memberi nama “Ivanka” untuk bayi perempuannya.

”Saya mengagumi kepemimpinan ayahnya,” kata Al-Anzi menjelaskan alasan penamaan bayinya.

Dia mengagumi Trump yang telah membalaskan dendam “anak-anak Suriah yang tidak bersalah” korban serangan militer pasukan rezim Presiden Bashar al-Assad. Seperti diketahui, Trump beberapa waktu lalu memerintahkan serangan puluhan rudal jelajah Tomahawk terhadap pangkalan udara rezim Suriah.

Al-Anzi merujuk pada laporan tentang keputusan Trump meluncurkan serangan setelah dimotivasi oleh putrinya, Ivanka Trump, yang sebelumnya melihat rekaman anak-anak Suriah terluka akibat serangan militer.

Al-Anzi mengaku senang bahwa Trump akan mengunjungi Arab Saudi dan bertemu dengan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada akhir Mei nanti.

Namun, pilihan nama “Ivanka” untuk bayi al-Anzi memicu kontroversi. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan Arab News, al-Anzi disarankan memilih nama lain, karena nama “Ivanka” kemungkinan tidak akan diizinkan oleh Pemerintah Saudi.

Namun, seorang wartawan bernama Moteeran al-Nams yang merupakan teman al-Anzi mengatakan bahwa sahabatnya itu memandang kontroversi nama bayinya sebagai sebuah tantangan.

”Dan dalam budaya kita, kita tidak mundur dari tantangan,” kata al-Nams, yang dikutip Minggu (7/5/2017).

Meskipun pemerintah Saudi membatasi penggunaan beberapa nama, termasuk beberapa nama yang terkait dengan nama asing, faktanya pemberian nama “Ivanka” tidak bermasalah. Al-Anzi mengajukan nama "Ivanka" ke otoritas Status Sipil di Riyadh dan telah disetujui.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Amerika Serikat akan Buat Rudal di Arab Saudi
8 Negara Mayoritas Muslim...
8 Negara Mayoritas Muslim yang Jadi Sekutu Amerika Serikat
Media AS: Arab Saudi...
Media AS: Arab Saudi Kibuli Amerika Serikat soal Minyak
Menlu Arab Saudi Ditelepon...
Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
10 menit yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
48 menit yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
1 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
1 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
3 jam yang lalu
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved